Tambah 2 Kapal VLGC, PIS Perkuat Posisi Sebagai Pengangkut LPG Terkemuka di Asia Tenggara

AKURAT.CO PT Pertamina International Shipping (PIS) menambahkan dua kapal tanker gas besar Very Large Gas Carrier (VLGC), yaitu Pertamina Gas Caspia dan Pertamina Gas Dahlia, untuk memperkuat posisinya sebagai pengangkut LPG terkemuka di Asia Tenggara.
Menurut Sekretaris Kementerian BUMN, Rabin Indrajad Hattari, kedatangan dua kapal VLGC ini memperkuat peran PIS dalam distribusi energi di Indonesia dan juga meningkatkan reputasi industri maritim secara global.
"VLGC ini bukan sekedar kapal, tetapi bukti adanya kolaborasi internasional, kecanggihan teknologi, dan komitmen kuat bersama dalam mendukung ketahanan energi Indonesia. Kolaborasi internasional ini, kami yakini dapat meningkatkan kapabilitas PIS, sebagai bagian dari Pertamina, dalam memperkokoh infrastruktur energi Indonesia," ujar Rabin dalam keterangan tertulis, Kamis (9/5/2024).
Baca Juga: Laba PIS 2023 Melonjak 60,9 Persen ke USD330 Juta
Rabin juga menyampaikan kedua kapal ini memainkan peran penting dalam menyalurkan LPG, energi yang lebih ramah lingkungan untuk industri dan rumah tangga.
Yoki Firnandi, CEO PIS, menyebut penambahan dua armada tanker VLGC menjadikan PIS sebagai salah satu pemilik kapal VLGC terbanyak di Asia Tenggara, dengan total 7 kapal VLGC. Dengan demikian 7 kapal yang saat ini dioperasikan PIS yakni Pertamina Gas 1, Pertamina Gas 2, Pertamina Gas Amaryllis, Pertamina Gas Tulip, dan Pertamina Gas Bergenia, Pertamina Gas Capia dan Pertamina Gas Dahlia.
"Semakin bertambahnya armada VLGC yang lebih ramah lingkungan, juga menunjukkan komitmen PIS untuk mendukung transisi energi dan bisnis yang berkelanjutan," ujar Yoki.
VLGC Pertamina Gas Caspia dan Pertamina Gas Dahlia merupakan kapal tanker gas raksasa terbesar di dunia yang menggunakan teknologi terkini dan ramah lingkungan. Nama bunga Caspia melambangkan kesuksesan dan kenangan, sementara bunga Dahlia melambangkan kebahagiaan dan penghormatan.
Tanker baru kebanggaan PIS ini juga akan langsung beroperasi di rute internasional, dengan pelayaran pertamanya dari Houston, Amerika Serikat, pada awal Mei 2024.
Saat ini terdapat sebanyak 419 tanker VLGC yang berlayar di seluruh dunia, dengan rata-rata usia kapal di 10,08 tahun. Dengan penambahan 2 armada baru, PIS kini memiliki 7 tanker VLGC dengan rerata usia 3,42 tahun.
"Rerata usia kapal VLGC PIS yang tergolong belia ini menjadi keunggulan tersendiri, terutama dari sisi kualitas operasional kapal yang tentunya lebih andal, memenuhi regulasi terkini, pemanfaatan teknologi baru yang bisa menekan emisi gas buang lebih rendah, serta lebih berdaya saing," tambah Yoki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









