Bisa Tebus Bibit Jagung Murah Cuma Rp10.000, Petani NTB: Terima Kasih Pak Ganjar

AKURAT.CO Para petani sangat resah dengan harga bibit jagung yang mendekati angka seratus ribu per kilogram. Dengan hadirnya program tebus bibit jagung seharga Rp 10.000 per dua kilogram dari sukarelawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD ini membuat petani semringah.
"Terima kasih banyak kepada Pak Ganjar dan relawannya, mudah-mudahan bisa tetap membantu masyarakat yang ada di sini," kata Muhammad selaku petani di Desa Rarang Tengah, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Jumat (15/12/2023).
Muhammad mengaku gembira, karena mendapatkan bibit dengan harga murah. Ia pun berharap Ganjar Pranowo menang pada Pilpres 2024 untuk kesejahteraan petani di daerah.
Baca Juga: Awali Kampanye di Kalimantan, Gibran Blusukan ke Pasar Balikpapan
"Alhamdulillah sangat terbantu dengan adanya bantuan dari calon bapak presiden, karena di desa saya itu sebagian besar petani jagung makanya sangat terbantu sekali dengan adanya ini," tutur Muhammad.
Muhammad mengenali sosok Ganjar Pranowo sejak menjadi Gubernur di Jawa Tengah. Menurutnya tokoh yang pro terhadap rakyat, sehingga ia pun mengajak pihaknya untuk mendukung paslon nomor urut tiga.
"Kami lihat Pak Ganjar ini dari Gubernur sampai terjadinya sekarang mau jadi presiden sosok yang baik sekali. Makanya itu sebabnya kita dukung," ujar Muhammad.
Baca Juga: Contoh Surat Keterangan Mampu Mengoperasikan Teknologi dan Informasi Petugas Haji 2024
Pada kesempatan sama, Erwin Hidayat sebagai Koordinator Daerah (Korda) Relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD Lombok Timur menyosialisasikan Ganjar-Mahfud secara door to door kepada para petani di daerah pinggiran dan pelosok.
Erwin berharap bibit jagung ini nantinya bisa ditanam dan dirawat dengan baik oleh petani.
"Program sentuhan langsung Ganjar-Mahfud Insya Allah beliau sukses petani akan sejahtera," ujar Erwin.
Untuk dikertahui, sukarelawan pendukung Ganjar-Mahfud memberikan bibit jagung sebagai bentuk perhatian khusus dan serius bagi sektor pertanian. Kelompok tani dan masyarakat bisa menebusnya dengan harga terjangkau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







