Wapres Sebut Teknologi Jadi Penggerak Utama Ekonomi Syariah RI

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres) Indonesia K.H. Ma’ruf Amin menyampaikan, untuk meningkatkan sektor ekonomi dan keuangan syariah, Indonesia harus dapat memanfaatkan teknologi dan digitalisasi.
Menurut Wapres, hal tersebut dapat membantu Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi sehingga diperlukannya penerapan teknologi di setiap sektor. Teknologi Transversal diyakini menjadi teknologi lintas sektor yang berdampak multi-industri sebagai penggerak utama ekonomi dan keuangan syariah.
“Teknologi transversal menjadi penggerak utama pertumbuhan global di masa depan. Tanpa adanya, inisiatif strategis untuk mempercepat implementasi teknologi transversal, Indonesia diperkirakan tidak akan optimal dalam pencapaian target PDB pada 2045,” kata Wapres dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (27/10/2023).
Baca Juga: Ini Alasan Ekonomi Syariah Enggak Terdampak Covid-19
Sehingga, pemanfaatan digitalisasi dan inovasi digital akan meningkatkan juga efisiensi serta produktivitas industri halal di Indonesia.
“Saya melihat peran vital dari teknologi dan digitalisasi, yang akan menggerakan ekonomi dan keuangan syariah lebih lincah, adaptif, dan transformatif,” ucap Wapres.
Dalam perluasan pemanfaatan digitalisasi, Wapres juga meminta agar seluruh pegiat ekonomi syariah dapat terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah setidaknya hingga 50%.
“Ciptakan strategi komunikasi, narasi dan kanal informasi yang sesuai dengan perkembangan terkini. Ini penting agar mudah diterima dan dipahami oleh generasi muda, calon pemimpin masa depan,” ungkap Wapres.
Sebagai tambahan, K.H. Ma’ruf Amin menegaskan agar seluruh aktor dalam pengembangan ekonomi syariah untuk konsisten dan keberlanjutan program ekonomi dan keuangan syariah dengan merealisasikan Masterplan Industri Halal Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









