Pos Indonesia Beberkan Kesiapan Distribusi Logistik Pemilu 2024

AKURAT.CO PT Pos Indonesia (Persero) mematangkan kesiapan sebagai mitra Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mendistribusikan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.
Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan pihaknya menyiapkan lebih dari 10 ribu armada logistik, serta kerja sama multimoda dengan BUMN maupun swasta.
“Lebih dari 10 ribu armada ini ada berbagai macam, terutama yang darat. Jadi ada mulai dari motor, blind van, truk engkel, wingbox dan seterusnya, lebih dari 10 ribu ini yang milik pos sendiri. Kemudian ada kerjasama multimoda dengan BUMN maupun swasta yang lain karena sangat kompleks ada daratan, ada laut, ada udara,” kata Faizal dikutip Rabu (12/3/2023).
Selain itu, Faizal juga mengucapkan kesiapan Pos Indonesia dari segi teknologi, pihaknya pun telah mengintegrasikan sistem Pos Indonesia dengan sistem Bawaslu yang disebut SILOG KPU.
“Jadi kita sudah integrasi dengan SILOG KPU dan sudah menyiapkan dashboard real time yang hari ini sedang diuji coba, agar nanti barang itu ditransportasi pakai apa? Kemudian sampai dimana? Semua itu nanti transparan bisa kelihatan,” ucap Faizal.
Anggota Komisi VI DPR RI, Muslim mengingatkan agar dalam pendistribusian logistik yang mulai menggunakan teknologi pemantauan real time distribusi logistik Pemilu tersebut tetap dapat mengantisipasi hal-hal yang bisa berpotensi menjadi kendala.
“Yang kita harapkan niat PT Pos ini kan jelas, untuk mempermudah kinerja dalam menyalurkan logistik Pemilu melalui improvisasi teknologi. Jangan sampai ini menjadi bumerang yang akan mengganggu jalannya proses pemilu dan juga membuka potensi masalah baru dalam proses pemilu ini, saya pikir nanti silahkan dijelaskan oleh PT Pos," kata Muslim.
Sementara Anggota Komisi VI DPR lainnya, Harris Turino mengungkapkan perlunya rencana kontigensi untuk menghadapi distribusi logistik pemilu untuk 3T (Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar). Menurutnya PT Pos Indonesia harus bisa menyelaraskan dengan pengalaman berharga ini, dalam menjalankan distribusi logistik dengan perbaikan yang sudah dilakukan oleh PT Pos Indonesia sebelumnya.
Menanggapi hal tersebut, Faizal menjelaskan kesiapan PT Pos Indonesia untuk mendukung penyelengaraan Pemilu 2024, di antarannya sudah terintegrasinya sistem end-to-end logistics guna menjaga kelancaran arus distribusi barang di Indonesia.
Sebagai informasi tambahan, Pos Indonesia juga telah memiliki 4.500 titik kantor pos yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada. Adapun titik kantor pos tersebut dapat dimanfaatkan sebagai gudang utama atau transit, pusat distribusi, tempat pelipatan surat suara, serta memiliki 1 juta rute domestik dan 200 negara tujuan di dunia yang siap menjadi aliran distribusi logistik Pemilu di seluruh tempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai




