Akurat Logo

Jurus Jitu Mendag Kenalkan Produk Herbal ke Pasar Global

Muhammad Riham Sulton Edy | 20 November 2022, 15:15 WIB
Jurus Jitu Mendag Kenalkan Produk Herbal ke Pasar Global

AKURAT.CO Kementerian Perdagangan terus berupaya untuk perkenalkan produk herbal (jamu) ke berbagai dunia. Salah satunya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berkomitmen menggencarkan promosi produk herbal ke berbagai negara di dunia melalui atase perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC). 

Mendag menuturkan, saat ini momentum  penting  bagi produk herbal Indonesia memperkuat penetrasi ke pasar global karena produk herbal kini tengah menjadi trend dan diminati masyarakat internasional. Hal itu disampaikannya saat meninjau pabrik produksi jamu Sabdo Palon di desa Gatakrejo, Sukoharjo, seperti dilansir melalui laman resmi Kementerian Perdagangan, Minggu (20/11/2022).

Pada kunjungan tersebut, Mendag Zulkifli Hasan turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal Suhanto dan Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra.

"Dunia ini sedang menyukai produk-produk herbal dan kembali menggemari bahan-bahan alami. Tentu peluang ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, nanti produk  jamu Sabdo Palon dapat  dipromosikan oleh para perwakilan perdagangan di luar negeri," tutur pria yang akrab disapa Zulhas.

Ia menambahkan, guna menyukseskan jalan produk Indonesia di luar negeri, dibutuhkan  kolaborasi semua pihak. Untuk itu, Kementerian Perdagangan hadir sesuai perannya membantu para pelaku usaha termasuk UKM, mencari pasaryang tepat. Zulkifli menegaskan, hal ini juga sejalan dengan komitmen Kemendag membuka pasar nontradisional.

"Kami berkomitmen untuk terus membuka  pasar  baru  dengan  melaksanakan  misi dagang. Saat ini kami  menyasar pasar Asia Selatan, Asia Tengah, dan Timur Tengah, misalnya seperti negara India, Bangladesh, dan Pakistan. Harapannya, perusahaan jamu seperti Sabdo Palon dapat ikut di salah satunya," jelas Zulhas.

Mendag berharap, jika banyak produk dalam negeri menembus pasar global dan rutin melakukan ekspor, maka akan mendukung pertumbuhan  ekonomi daerah, serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja, pendapatan pajak, dan devisa negara.

Sebagai informasi, perusahaan jamu Sabdo Palon  telah  berdiri sejak 1976 di desa Gatakrejo, Nguter,  Sukoharjo,  Jawa Tengah. Pada  tahap awal, Sabdo Palon hanya menjadi pemasok bahan jamu kecil-kecilan ke perajin jamu   yang sudah banyak berdiri di wilayah Ngunter. Perusahaan tersebut terus bekembang dengan memanfaatkan inovasi teknologi.

Kini, permintaan produk jamu Sabdo Palon sudah menjangkau seluruh Indonesia, bahkan ada juga kulakan dari pasar Ngunter yang dibawa ke Malaysia. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.