Bukan Hanya Biodiesel Sawit, BBN Ini pun Bisa Dukung Ketahanan Energi Indonesia

AKURAT.CO Sejak tahun 2006, pada saat terjadi krisis energi global yang ditandai dengan kelangkaan dan lonjakan harga minyak bumi, banyak negara di dunia semakin serius untuk mengalihkan sumber energinya dari minyak fosil ke Bahan Bakar Nabati (BBN).
Termasuk Indonesia yang berkomitmen untuk mengembangkan BBN ditunjukkan dengan masuknya BBN dalam Kebijakan Bauran Energi yang dalam implementasinya diberikan insentif oleh pemerintah.
Melansir laman Palm Oil Indonesia pada Senin (5/9/2022), Pemerintah Indonesia berhasil mengimplementasikan penggunaan BBN berbasis minyak sawit yaitu Biodiesel/FAME (Fatty Acid Methyl Ester). Indonesia juga berhasil masuk dalam Top 3 produsen biodiesel di dunia dan menorehkan rekor sebagai negara yang menggunakan blending rate tertinggi, yakni 30 persen FAME dengan 70 persen solar fosil (B30) tahun 2020.
Data PASPI juga menemukanprestasi lainnya dari implementasi biodiesel ialah Indonesia telah mampu mengurangi ketergantungan impor solar fosil cukup drastis.
Pada tahun 2010, pangsa volume solar fosil impor sebesar 46 dari total konsumsi solar fosil domestik, kemudian mengalami penurunan menjadi di bawah 10 persen pada tahun 2020. Penurunan impor solar fosil tersebut juga secara langsung berdampak pada penghematan devisa.
Keberhasilan biodiesel tersebut dalam menurunkan ketergantungan solar impor tidak terlepas dari dukungan kebijakan yakni program mandatori biodiesel. Belajar dari pengalaman tersebut, Indonesia juga dapat mempraktikkan program mandatori bensin sawit.
"Dengan implementasi mandatori bensin sawit tersebut, Indonesia dapat mengurangi tingginya ketergantungan bensin impor sehingga relatif lebih resisten terhadap dinamika harga minyak global dan krisis energi global. Kuatnya komitmen seluruh stakeholder dan ditambah dengan dukungan publik, maka ketahanan energi nasional bukan suatu keniscayaan untuk dicapai Indonesia," catat laman Palm Oil Indonesia. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



