Akurat Logo

Ini Hal Penting Yang Perlu Kamu Cermati Sebelum Terjun ke Bisnis Ikan Cupang!

Audit Temp | 28 Maret 2022, 09:30 WIB
Ini Hal Penting Yang Perlu Kamu Cermati Sebelum Terjun ke Bisnis Ikan Cupang!

AKURAT.CO Berbisnis ikan cupang memang belakangan ini sudah marak dilakukan banyak orang. Namun peluangnya tetap ada karena banyak peminat memilihara ikan ini karena paling mudah dirawat.

Jika dilakukan dengan benar bisnis ikan cupang bisa menguntungkan meski di tengah pandemi Covid-19 dan dapat dijadikan opsi ketika kamu ingin membuka usaha baru.

Hal ini karena banyak orang yang merasa bosan dan jenuh saat menghabiskan waktunya hanya di rumah. Sehingga untuk menyiasatinya mereka akan mencari kegiatan baru, misalnya yaitu memelihara ikan cupang.

Bagi kamu yang tertarik sama cupang bisa disimak cara mulai berbisnis hewan peliharaan satu ini.

1. Memahami Ikan Cupang

Cara bisnis ikan cupang yang pertama adalah memahami ilmu tentang ikan cupang. Jika ingin memulai bisnis ikan cupang, sebaiknya kamu mengetahui dulu seperti apa itu ikan cupang. Umumnya, ada ikan cupang hias dan cupang adu.

Untuk ikan cupang hias, orang memelihara hanya untuk menikmati keindahan bentuk dan corak warna serta gerakan-gerakannya.

2. Siapkan Media Pemijahan dan Tempat Budi Daya

Hal pertama yang harus kamu siapkan adalah media budi daya ikan dan tempat pemijahan indukan ikan. Siapkan wadah seperti ember atau akuarium besar sebagai tempat pemijahan indukan ikan.

Usahakan wadah yang kita siapkan disediakan pula tempat untuk bersembunyi indukan, agar saat proses pemijahan berlangsung indukan tidak stres dan tergganggu.

Biasanya wadah tersebut dilengkapi juga dengan dedaunan dan tanaman air. Hal ini juga memungkinkan untuk jadi tempat berlindung anakan ikan.

Selain itu, sediakan pula kotak-kotak kecil untuk menyortir benih, pemisahan indukan dan untuk benih-benih ikan.

3. Memilih Makanan Ikan Cupang

Cara bisnis ikan cupang yang pertama adalah mengetahui makanan ikan cupang. Kutu air adalah makanan paling bagus yang dapat diberikan pada ikan cupang selain cacing sutera dan larva nyamuk.

Pemberian pakan sebaiknya dilakukan lebih sering antara 3 hingga 4 kali per harinya. Adapun cara mendapatkan kutu air mudah yaitu biasanya di selokan atau genangan air.

Namun saat ini juga sudah banyak tersedia di toko pakan ternak ikan hias atau di pasar hewan piaraan.

4. Memilih Jenis Ikan Cupang dan Indukan

Sebelum memilih indukan, perlu kiranya kamu mempertimbangkan jenis ikan cupang yang akan dikembangbiakan. Mengingat beragam jenis ikan cupang jadi kamu harus mengikuti perkembangan jenis ikan cupang apa yang sedang naik daun.

Kemudian penting untuk kamu perhatikan calon indukan yang akan kamu pilih, baik betina atau jantannya. Pilihlah calon indukan yang sehat, tidak cacat fisik dan memiliki corak warna, sirip dan ekor yang indah dan utuh.

5. Pemijahan Indukan Ikan Cupang

Tempatkan indukan jantan dan betina dalam satu wadah yang sudah disiapkan lengkap dengan tanaman air. Jika sudah muncul buih-buih di permukaan air, tandanya indukan siap untuk kawin.

Perhatikan secara rutin, jika sudah terdapat benih-benih telur yang sudah menetas, maka indukan harus secepatnya dipindahkan terutama yang betina. Hal ini menghindari agar benih tidak dimakan oleh indukan.

Biasanya benih-benih telur tersebut akan menetas dalam jangka waktu 3 hari. Benih-benih ikan cupang yang sudah dipisahkan dengan induknya harus diberikan perwatan dan pemberian pakan secara rutin.

Namun dengan takaran yang sedikit agar tidak mengotori air. Biasanya benih-benih ikan yang baru menetas diberi makan kutu air selama seminggu.

Benih-benih tersebut akan tumbuh menjadi ikan cupang yang sudah terlepas dengan kantung telur berkisar selama 3 minggu. Setelah itu bisa diberi pakan larva dan jentik nyamuk.

6. Teknik Merawat Ikan Cupang

Ikan cupang memiliki daya tahan tubuh yang kuat, sehingga bisa dipelihara dalam akuarium tanpa menggunakan aerator. Namun, kamu tetap disarankan untuk selalu menjaga kualitas air dengan cara memberinya aerasi serta pemasangan filter pembersih. Tujuannya, supaya perkembangan ikan cupang lebih sempurna serta selalu dalam kondisi sehat dan bugar.

Hal lain yang paling perlu kamu perhatikan adalah jangan menempatkan lebih dari satu ikan cupang jantan dewasa dalam satu wadah atau akuarium. Sifatnya yang agresif akan bisa saling menyerang satu sama lain. Akibatnya bisa berdampak buruk pada sirip-siripnya dan corak warnanya akan menjadi tidak optimal.

Untuk jenis ikan cupang aduan lebih baik ditempatkan ke dalam stoples kaca kecil dan jangan meletakkan stoples ikan jantan secara berdekatan sebab ikan cupang aduan akan terus dalam kondisi menyerang sampai membenturkan dirinya ke kaca. Disarankan memasang sekat tidak transparan di antara wadah-wadah tersebut.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.