Transformasi Digital Jadi Fokus Lion Parcel di Usia ke-13 Tahun
Hefriday | 3 Februari 2026, 18:20 WIB

AKURAT.CO Memasuki usia ke-13, perusahaan jasa pengiriman Lion Parcel menempatkan transformasi digital dan efisiensi operasional sebagai fondasi utama strategi bisnis ke depan.
Langkah tersebut diambil di tengah persaingan industri logistik yang kian padat serta perubahan perilaku pelanggan yang semakin digital.
Dalam rangka memperingati perjalanan selama 13 tahun, Lion Parcel mengusung tema “13EYOND”, menekankan penguatan fondasi bisnis jangka panjang. Fokus perusahaan tak lagi sekadar ekspansi jaringan, tetapi juga optimalisasi sistem dan teknologi.
Menurut Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto mengatakan penguatan layanan berbasis digital menjadi salah satu cara perusahaan menjaga daya saing.
“Tema ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat layanan dengan berlandaskan fondasi yang telah dibangun selama 13 tahun,” ujar Kenny di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Lion Parcel Beberkan Alasan Industri Logistik Perang Promo Jelang Ramadan 2026
Sejak berdiri pada tahun 2013 lalu, lanjut Kenny, Lion Parcel memperluas jangkauan hingga menjangkau 98% wilayah domestik serta lebih dari 50 negara tujuan internasional, didukung lebih dari 7.000 agen di Indonesia. Namun, di tengah cakupan yang luas, efisiensi operasional menjadi tantangan tersendiri.
"Kami melihat kanal digital sebagai solusi untuk menjaga produktivitas sekaligus menekan biaya operasional. Hal ini tercermin dari dorongan penggunaan aplikasi, termasuk melalui program promo “13.13” berupa diskon 13 persen untuk transaksi via aplikasi," paparnya.
Tidak hanya itu saja, tambah Kenny, Lion Parcel juga mencatat pertumbuhan pengguna aplikasi secara double digit sepanjang 2025, menandakan pergeseran perilaku pelanggan ke layanan berbasis digital.
“Oleh karena itu, promo ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus upaya mendorong efisiensi dan pemanfaatan kanal digital dalam ekosistem logistik,” kata Kenny.
Sedangkan disisi layanan pelanggan, perusahaan mengembangkan virtual assistant berbasis generative AI bernama LIONA yang diklaim mampu menangani lebih dari 80% kebutuhan pelanggan. Teknologi ini digunakan untuk mempercepat respons sekaligus mengurangi beban pusat layanan pelanggan.
"Sementara di lini operasional, AI juga dimanfaatkan untuk proses penyortiran dan identifikasi kiriman. Integrasi teknologi dinilai menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas layanan, terutama saat volume meningkat," ucapnya.
Sejak berdiri pada tahun 2013 lalu, lanjut Kenny, Lion Parcel memperluas jangkauan hingga menjangkau 98% wilayah domestik serta lebih dari 50 negara tujuan internasional, didukung lebih dari 7.000 agen di Indonesia. Namun, di tengah cakupan yang luas, efisiensi operasional menjadi tantangan tersendiri.
"Kami melihat kanal digital sebagai solusi untuk menjaga produktivitas sekaligus menekan biaya operasional. Hal ini tercermin dari dorongan penggunaan aplikasi, termasuk melalui program promo “13.13” berupa diskon 13 persen untuk transaksi via aplikasi," paparnya.
Tidak hanya itu saja, tambah Kenny, Lion Parcel juga mencatat pertumbuhan pengguna aplikasi secara double digit sepanjang 2025, menandakan pergeseran perilaku pelanggan ke layanan berbasis digital.
“Oleh karena itu, promo ini merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus upaya mendorong efisiensi dan pemanfaatan kanal digital dalam ekosistem logistik,” kata Kenny.
Sedangkan disisi layanan pelanggan, perusahaan mengembangkan virtual assistant berbasis generative AI bernama LIONA yang diklaim mampu menangani lebih dari 80% kebutuhan pelanggan. Teknologi ini digunakan untuk mempercepat respons sekaligus mengurangi beban pusat layanan pelanggan.
"Sementara di lini operasional, AI juga dimanfaatkan untuk proses penyortiran dan identifikasi kiriman. Integrasi teknologi dinilai menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk menjaga kualitas layanan, terutama saat volume meningkat," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







