Penumpang WNA Whoosh 2025 Tembus 401 Ribu, Naik Lebih 60 Persen

AKURAT.CO PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang warga negara asing (WNA) yang menggunakan layanan Kereta Cepat Whoosh pada tahun 2025.
Sepanjang tahun 2025, jumlah penumpang WNA mencapai 401.282 penumpang, meningkat lebih dari 60% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 251.525 penumpang.
Tren pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap layanan Whoosh sebagai moda transportasi yang andal, nyaman, dan efisien selama berada di Indonesia.
Baca Juga: KCIC Hadirkan Promo Tiket Whoosh January Best Deal, Diskon hingga 25 Persen
Secara kumulatif sejak 2023 hingga 2025, total penumpang WNA Whoosh telah mencapai 681.713 penumpang, mencerminkan penerimaan yang semakin luas dari wisatawan internasional.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang WNA ini menjadi indikator penting atas kualitas layanan yang terus dijaga oleh KCIC.
“Pertumbuhan penumpang WNA yang konsisten menunjukkan bahwa layanan Whoosh semakin dipercaya wisatawan mancanegara, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kemudahan akses,” kata Eva dalam keterangannya, Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan data kumulatif sejak layanan Whoosh beroperasi, wisatawan asal Malaysia menjadi pengguna terbanyak dengan total 298.531 penumpang.
Selanjutnya disusul wisatawan dari Singapura sebanyak 83.371 penumpang, China 59.893 penumpang, Jepang 32.176 penumpang, dan Korea Selatan 21.974 penumpang.
Baca Juga: Promo Isra Miraj, KCIC Tawarkan Tarif Khusus Whoosh Mulai Rp200 Ribu
KCIC menilai pertumbuhan penumpang WNA ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas pariwisata dan mobilitas internasional, serta semakin luasnya informasi global mengenai layanan kereta cepat Whoosh.
Eva mengatakan, KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat integrasi transportasi agar semakin ramah bagi wisatawan mancanegara, sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata nasional.
“Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan wisatawan asing di Indonesia. Konsistensi penggunaan oleh wisatawan dari berbagai negara menunjukkan daya saing layanan Whoosh di tingkat internasional,” tutur Eva.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 6Link Live Score Indonesia vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Skor dan Susunan Pemain Sekarang!
- 7Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 8Link Live Streaming Indonesia vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Nonton di Sini!
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver








