ASDP Operasikan Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean, Perkuat Konektivitas Sulawesi Tengah

AKURAT.CO PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan lintasan perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean, sebagai langkah strategis memperkuat konektivitas penumpang dan logistik di wilayah Sulawesi Tengah.
Pengoperasian lintasan perintis ini menegaskan peran ASDP sebagai operator penyeberangan nasional yang menjalankan fungsi pelayanan publik, khususnya di wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses transportasi.
Melalui kehadiran KMP Teluk Tolo, ASDP memastikan masyarakat Banggai Laut memperoleh layanan penyeberangan yang terjadwal, aman, dan terjangkau, sekaligus mendukung kelancaran arus barang antarpulau.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menegaskan bahwa pembukaan lintasan perintis ini merupakan bagian dari mandat perusahaan dalam menjaga kesinambungan konektivitas nasional.
Menurutnya, penyeberangan perintis memiliki peran strategis sebagai penghubung ekonomi lokal dengan pusat distribusi yang lebih luas.
Baca Juga: Diskon Nataru ASDP Efektif, Penyerapan Kuota Tembus 96 Persen
“Lintasan perintis ini kami operasikan untuk memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik berjalan seimbang. Akses yang terbuka akan mempercepat pergerakan orang, memperlancar pengiriman hasil produksi, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat setempat,” kata Heru dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).
Pada tahap awal operasional Januari 2026, lintasan Banggai–Paisulamo–Dungkean melayani pelayaran setiap Selasa dan Kamis. Kapal berangkat dari Pelabuhan Banggai pukul 08.00 WITA, tiba di Paisulamo pukul 10.00 WITA, lalu melanjutkan perjalanan ke Dungkean pukul 11.00 WITA dan tiba pukul 13.30 WITA.
Rute kembali dimulai dari Dungkean pukul 14.30 WITA, singgah di Paisulamo, dan berakhir di Banggai sekitar pukul 18.30 WITA. Kepastian jadwal ini diharapkan memberi kemudahan perencanaan perjalanan bagi masyarakat.
ASDP menjelaskan bahwa layanan ini didukung armada KMP Teluk Tolo dengan panjang 39,38 meter, lebar 11 meter, kapasitas 540 GT, serta mampu mengangkut 181 penumpang dan 17 unit kendaraan campuran.
Kapasitas tersebut dinilai memadai untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan perikanan, sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata lokal.
Melalui pengoperasian lintasan perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean, ASDP menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang andal, memperkuat konektivitas penumpang dan logistik, serta menempatkan masyarakat sebagai pusat dari pembangunan transportasi berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan









