Bos PLN NP dan Menteri LH Tanam 1.500 Pohon di Telaga Madirda
Camelia Rosa | 14 Mei 2025, 13:53 WIB

AKURAT.CO Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (Menteri LH/Ka. BPLH) RI, Hanif Faisol Nurofiq, bersama Direktur Utama PLN Nusantara Power (PLN NP), Ruly Firmansyah, dan Bupati Karanganyar, Robert Christanto, melakukan aksi simbolis penanaman pohon dan tebar benih ikan di kawasan Telaga Madirda, Desa Berjo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Kegiatan ini mencakup penanaman 1.500 bibit pohon multiguna seperti alpukat, jeruk bali, nangka madu, dan durian jenis musang king serta pelepasliaran 3.000 benih ikan tombro ke perairan Telaga Madirda.
Selain itu, PLN NP turut menyerahkan pupuk FABA (Fly Ash Bottom Ash) dari Unit Pembangkitan Pacitan yang telah terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah, sebagai bagian dari pemanfaatan limbah industri yang ramah lingkungan.
Menteri Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan apresiasi atas sinergi yang ditunjukkan oleh PLN NP dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dan air. Penanaman pohon dengan akar kuat membantu meningkatkan daya serap air dan memperkuat ekosistem. Ini juga mendukung target nasional dalam pengelolaan sampah 51,2 persen pada 2025 dan zero waste pada 2029," ujar Hanif dalam keterangannya, Selasa (13/5/2025).
Sementara itu, Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan.
"Sebagai penyedia energi, kami menyadari pentingnya tanggung jawab ekologis. Melalui program kolaborasi ini, kami ingin berkontribusi pada restorasi ekosistem dan mendukung pertanian melalui inovasi seperti pemanfaatan pupuk FABA," ungkap Ruly.
Kegiatan ini ditutup dengan dialog interaktif yang diikuti oleh perwakilan warga, Dinas Lingkungan Hidup, dan BUMDes. Diskusi mengerucut pada penguatan pengelolaan sampah terpadu, pengembangan ekonomi lokal berbasis lingkungan, serta potensi replikasi program serupa di wilayah lain.
Langkah ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









