Dana Alokasi Khusus Dongkrak Sentra IKM, Contoh Sukses di Gianyar Bali

AKURAT.CO Pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh pemerintah dalam mendukung pengembangan sentra industri kecil dan menengah (IKM) dinilai berhasil meningkatkan daya saing dan produktivitas pelaku industri lokal. Kementerian Perindustrian menyebut bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial untuk memastikan program ini tepat sasaran dan berkelanjutan.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menyatakan bahwa pembangunan sentra IKM harus benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
"Keterlibatan aktif pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan sentra yang fungsional dan berdampak langsung bagi pelaku usaha," ujar Reni di Jakarta, Rabu (23/4/2025).
Baca Juga: Niat Usung Cawapres di 2029, Zulhas Pantau Kinerja Menhub Dudy hingga Mendag Budi
Salah satu contoh nyata implementasi sukses DAK dalam pengembangan sentra IKM adalah di Kabupaten Gianyar, Bali. Pemerintah setempat memanfaatkan DAK untuk membangun dan mengembangkan Sentra Industri Kerajinan Perak di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati. Sentra ini menjadi model kolaborasi yang berfokus tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kapasitas pelaku IKM.
"Pembangunan Sentra IKM Perak Celuk tidak sekadar menyediakan tempat produksi, tetapi juga menghadirkan inovasi dalam bentuk efisiensi proses, peningkatan kreativitas, serta penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan dan akses terhadap teknologi modern," jelas Reni.
Gedung Pusat Pengembangan Sentra Industri Kerajinan Perak yang berdiri di Jalan Klaci, Desa Celuk, dibangun secara bertahap sejak 2016 hingga 2018, dan mengalami revitalisasi pada tahun 2022. Revitalisasi ini menandai komitmen berkelanjutan terhadap pengembangan industri kerajinan tradisional Bali.
Alokasi DAK juga digunakan untuk melengkapi sentra tersebut dengan teknologi mutakhir. Fasilitas ini kini dilengkapi dengan berbagai peralatan seperti mesin uji kadar perak, casting, desain 2D dan 3D, CNC engraving dan milling, 3D printing, serta mesin laser cutting dan marking. Teknologi ini memungkinkan perajin melakukan produksi massal dengan kualitas yang lebih baik.
Penggunaan teknologi tinggi tidak hanya mempercepat proses kerja, tetapi juga meningkatkan presisi dan kualitas estetika produk. Hasilnya, produk kerajinan perak asal Celuk kini lebih mampu bersaing di pasar global, termasuk memenuhi standar ketat dari kawasan Eropa.
Baca Juga: Kemenperin Genjot Revitalisasi Sentra IKM Kulit Manding di Yogyakarta
Reni menegaskan, akses terhadap teknologi merupakan salah satu kunci dalam mendorong IKM agar mampu menembus pasar ekspor. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, adaptasi teknologi oleh IKM menjadi langkah strategis untuk mempertahankan keberlanjutan usaha mereka.
“Melalui fasilitas ini, perajin kini dapat mengakses teknologi tinggi, sekaligus memperkenalkan teknologi modern dalam industri kerajinan tradisional Bali,” tutup Reni.
Dengan kesuksesan model pengembangan sentra IKM seperti di Desa Celuk, diharapkan daerah lain dapat mengadopsi pendekatan serupa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









