Demokrat Fokus Agenda Internal, Tak Bahas Jatah Menteri di Kabinet Prabowo

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan, reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto sepenuhnya merupakan hak prerogatif kepala negara.
Partainya, kata Herman, menghormati langkah tersebut sebagai upaya memperkuat kinerja pemerintahan.
“Reshuffle itu adalah hak prerogatif Presiden. Kami meyakini ini merupakan kebutuhan untuk meningkatkan kinerja serta mensukseskan program-program yang telah dicanangkan Presiden Prabowo,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Herman menekankan, menteri baru yang telah ditunjuk perlu diberi kesempatan untuk membuktikan kinerjanya. Ia optimistis pergantian kabinet akan membawa perbaikan dalam pelaksanaan program pemerintah.
“Tentu kita beri kesempatan bagi menteri-menteri yang baru untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik,” katanya.
Meski begitu, ia mengakui masih ada posisi menteri yang belum diumumkan Presiden. Demokrat, menurut Herman, memilih menunggu keputusan lebih lanjut.
“Terkait posisi yang belum ditetapkan, kita tunggu saja. Itu hak prerogatif Presiden,” imbuhnya.
Herman juga menegaskan, Demokrat mendukung langkah Presiden selama tujuannya untuk memperbaiki kinerja pemerintahan dan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
Baca Juga: Herman Khaeron: Pemerintah Harus Serius Hadapi Transisi Larangan Wamen Rangkap Jabatan
Disinggung soal kemungkinan Demokrat menawarkan kader dalam reshuffle, ia menepis.
Herman menyebut partainya tengah fokus pada agenda internal, termasuk peringatan ulang tahun partai di kediaman Ketua Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Kami tidak membahas soal itu. Kami sibuk dengan persiapan ulang tahun Demokrat, termasuk tasyakuran di rumah Pak SBY, membaca puisi beliau, dialog dengan masyarakat, serta doa bersama,” jelasnya.
Ia menutup dengan menegaskan bahwa Demokrat tidak ingin mencampuri urusan prerogatif Presiden.
“Keputusan reshuffle sepenuhnya hak Presiden sebagai pemimpin negara dan pemerintahan. Kami menghormati dan menyerahkannya sepenuhnya kepada beliau,” pungkas Herman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








