Persaingan Makin Sengit, Pilkada Jakarta Tak Bisa Satu Putaran?

AKURAT.CO Kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta semakin mendekati puncaknya. Tepat tujuh hari lagi, pada 27 November 2024, warga Jakarta akan menentukan pemimpin baru mereka.
Pengamat politik, Sugiyanto (SGY)-Emik, memperkirakan bahwa tidak akan ada pasangan calon yang mampu memenangkan Pilkada Jakarta 2024 dalam satu putaran.
"Berdasarkan analisis saya, kecil kemungkinan salah satu pasangan calon meraih kemenangan satu putaran atau mendapatkan 50 persen plus 1 suara," kata SGY kepada Akurat.co, Rabu (20/11/2024).
Baca Juga: PDIP Optimis Menang Satu Putaran di Pilkada Jakarta 2024
Saat ini, persaingan di antara tiga pasangan calon semakin ketat. Pasangan nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, terus mengalami kenaikan popularitas setelah mendapat dukungan penuh dari mantan Gubernur Jakarta sekaligus calon presiden, Anies Rasyid Baswedan.
Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK) dan Suswono (RIDO), juga tidak kalah agresif. Didukung oleh 13 partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus.
Belum lagi dukungan dari mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Prabowo Subianto sebagai motor utama Gerindra menjadi faktor signifikan dalam kampanye pasangan RIDO.
Di sisi lain, pasangan nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, yang maju melalui jalur independen, dinilai sulit bersaing dengan dua pasangan calon lainnya yang memiliki dukungan kuat dari partai-partai besar. Meskipun demikian, upaya mereka untuk mendekati suara warga Jakarta tetap terlihat saat melakukan kampanye.
SGY menekankan bahwa Pilkada kali ini menjadi salah satu yang paling menarik untuk diikuti. Jika tidak ada pasangan yang keluar sebagai pemenang dengan mengantongi 50 persen plus 1 bukan tidak mungkin Jakarta akan menghadapi putaran kedua untuk menentukan siapa yang akan memimpin ibu kota ke depan.
"Warga Jakarta harus menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan tetap menjaga suasana kondusif menjelang hari pemungutan suara," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 7Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 8Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








