PDIP Diharapkan Tetap Jadi Oposisi, Perlu Penyeimbang bagi Pemerintahan Prabowo

AKURAT.CO PDI Perjuangan (PDIP) diharapkan bisa mengambil sikap sebagai oposisi bagi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang akan berlangsung per 20 Oktober 2024 mendatang.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengatakan sikap ini dianggap penting agar PDIP bisa menjadi penyeimbang bagi jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Enam Fraksi DPR RI 2024-2029 Resmi Umumkan Pimpinan, PDIP dan PAN Belum Tentukan
"Saya masih sangat berharap PDI Perjuangan untuk tetap di luar pemerintahan Prabowo. Sebagai penyeimbang pemerintah Prabowo di Parlemen sehingga ada kontrol yang dilakukan oleh PDI Perjuangan melalui legislatif walaupun jumlahnya tidak signifikan," kata Fernando kepada Akurat.co, Rabu (2/10/2024).
Lagi pula, PDIP dinilai sulit bergabung dalam pemerintahan Prabowo, selama Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih memiliki peranan penting di dalamnya. Mengingat, PDIP dan Jokowi punya riwayat kurang baik yang belum tuntas sejak masa-masa Pilpres 2024.
"Selain itu, saya melihat PDI Perjuangan masih sulit mengambil keputusan bergabung dalam pemerintahan Prabowo selama Joko Widodo masih menjadi bagian penting bagi Prabowo," ucapnya.
Fernando menyadari, dalam waktu dekat Prabowo akan melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Pertemuan ini dinilai sedikit banyak akan berpengaruh terhadap sikap yang akan diambil PDIP kedepan.
"PDI Perjuangan tentu akan melakukan kalkulasi secara cermat terkait dengan sikap politik kedepan, apakah masuk dalam pemerintahan atau di luar pemerintahan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






