Ada Dorongan Presiden Dipilih MPR, Waketum Gerindra Akui Model Pemilu Sangat Melelahkan
Abror | 7 Juni 2024, 09:33 WIB

AKURAT.CO Waketum Partai Gerindra Habiburokhman menanggapi usulan Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais untuk melakukan amandemen UUD 1945 dan mengubah agar presiden bisa kembali dipilih oleh MPR RI.
Habiburokhman menilai, pembahasan mengenai hal itu masih sangat jauh dan tidak mudah untuk dilakukan. Apalagi, ada historis dan perjuangan yang besar untuk bisa mencapai keadaan seperti saat ini, yaitu pemilihan umum secara langsung.
"Masih jauh ya, pembahasannya masih jauh ya. Karena kita enggak gampang, ini kan pemilu dari memilih, dipilih MPR ke DPR itu kan proses yang sangat-sangat panjang dan itu peristiwa politik yang amat besar yaitu reformasi 98," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (7/6/2024).
Wakil Ketua Komisi III itu menilai, pemilih presiden oleh MPR sama saja mengembalikan Indonesia pada posisi ekstrem sebagaimana yang terjadi pada masa Orde Baru.
"Apakah kita kembali lagi ke MPR artinya kita extreme to extreme lagi kan. Apakah ada solusi yang lain, tidak murni seperti 98 ke belakang ya kan. Di zaman Orde Baru tapi ada semacam jalan tengahnya?" ujarnya.
Habiburokhman mengakui, di tingkat politisi, banyak yang merasa pelaksanaan pemilu secara langsung sangat melelahkan. Namun hal itu tidak bisa menjadi rujukan untuk dilakukannya amandemen UUD 1945, sebab semua harus memerhatikan apa yang menjadi keinginan rakyat secara umum.
"Kalau di tingkatan politisi kaya kami nih, yang bertempur di pilpres tentu sangat melelahkan model pilpres dipilih langsung oleh rakyat," ujarnya.
"Tapi kan kami tidak bisa memutus hanya berdasarkan kepentingan dan situasi kami, harus melihat aspirasi publik, aspirasi masyarakat seperti apa. Apakah mereka merasa nanti haknya diambil, kan tidak bisa juga kita sewenang-wenang seperti itu," sambungnya memungkasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








