Dewan Pakar Sarankan Gibran Jadi Diri Sendiri Saat Debat Cawapres, Bicara Apa yang Diketahui dan Dialami

AKURAT.CO Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN), Budiman Sudjatmiko menyarankan, Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi diri sendiri saat mengikuti debat cawapres yang digelar KPU besok.
Budiman mengatakan, saran itu sudah menjadi kesepakatan dari para anggota dewan pakar TKN. Gibran diharapkan berbicara tentang hal-hal berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya.
"Harapannya mas Gibran menjadi diri sendiri dan itu yang menjadi rekomendasi dewan pakar, mas Gibran menjadi diri sendiri berbicara apa yang dia ketahui, dia alami," kata Budiman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga: Liga Spanyol: Sergi Roberto Selamatkan Barcelona setelah Dua Laga tanpa Kemenangan
Budiman meyakini, pengalaman Gibran selama menjadi Wali Kota Sola bisa menjadi modal yang cukup untuk memahami sejumlah bidang yang nantinya akan menjadi tema dalam debat.
"Itu sudah lebih dari cukup untuk menjadi bekal beliau dalam memaparkan tema-tema pajak, investasi, APBD, APBN, ekonomi syariah, ekonomi digital, segala macam," ujarnya.
Sebagai informasi, debat cawapres itu nantinya akan membahas mengenai tema ekonomi, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur dan perkotaan.
Baca Juga: Rangkul Alumni Perguruan Tinggi, TKN Fanta Antarkan Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran
Budiman mengatakan, banyak anggota dewan pakar TKN yang sudah sangat menguasai bidang tersebut. Karenanya, ia yakin Gibran dapat menghadapi debat cawapres nanti dengan baik.
"Banyak orang-orang ahli, ahli ekonomi, ahli IT, ahli geopolitik, ahli politik luar negeri, ahli pemberdayaan masyarakat, ahli kesehatan, ahli pendidikan, ahli bioteknologi pertanian, banyak. Jadi saya pikir di TKN banyak sekali orang yang di dewan pakarnya yang menguasai itu," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








