Anies Bukan Hanya Melibatkan Ordal, Tapi Juga Obral Jabatan Selama Jadi Gubernur DKI
Atikah Umiyani | 18 Desember 2023, 21:25 WIB

AKURAT.CO Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai pernyataan capres nomor urut 1, Anies Baswedan soal orang dalam atau ordal berbalik menyerang ke dirinya sendiri.
Ia meyakini, Anies juga akan kesulitan untuk menjalankan meritokrasi saat dirinya terpilih menjadi capres di Pilpres 2024.
Apalagi, Efriza menilai, Anies adalah bagian dari ordal saat menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Sebab, banyak orang-orang Anies yang mengisi posisi di Tim Gubernur Percepatan Pembangunan (TGUPP) dan sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Diyakini pengabaian meritokrasi masih akan tinggi jika Anies memimpin, karena Anies akan terikat kepada pamrih. Apalagi faktanya sudah terbukti, Anies saat menjabat Gubernur DKI perilaku ordal dijalankannya," kata Efriza kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/12/2023).
Efriza menyakini, Anies akan terjebak pada bagi-bagi jabatan jika dirinya berhasil memenangkan kontestasi pilpres. Hal ini tentunya tanpa disadari akan membuat Anies sebagai ordal bagi kawan-kawannya.
"Kuat dugaan, Anies juga akan terjebak kepada perilaku yang mengabaikan integritas dengan menjadikan tim sukses untuk menduduki posisi di kementerian, duta besar, komisaris, bahkan wakil menteri dan staf kepresidenan," ucapnya.
Bahkan, Efriza menilai Anies bukan hanya ordal, tapi juga sebagai sosok yang mengobral jabatan kepada orang-orangnya.
Sebagaimana terjadi saat Anies menjanjikan mantan pegawai KPK yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk menjadi Satuan Tugas (satgas) Mafia Daging.
"Jika meritokrasi yang ingin ditegakkan, ia tak akan mudah obral posisi, juga menjanjikan jabatan, artinya ada prosedur, tata cara, standar penilaian, dan terbuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk memperoleh jabatan tersebut," tutur Efriza.
"Jadi ini jelas sebuah blunder, sekaligus bumerang bagi Anies. Anies memungkinkan bukan sekadar ordal tapi obral posisi."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









