Akurat Logo

Tokoh Muda NU Se-Jawa Tengah Siap Bantu Menangkan Prabowo Di Pilpres 2024

Atikah Umiyani | 9 Oktober 2023, 18:44 WIB
Tokoh Muda NU Se-Jawa Tengah Siap Bantu Menangkan Prabowo Di Pilpres 2024

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus bakal capres Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, mendapat tambahan dukungan dari sejumlah tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) se-Jawa Tengah yang tergabung dalam organisasi relawan Aswaja 08.

Koordinator Aswaja 08, Wahidin Said mengatakan, deklarasi dukungan tersebut diselenggarakan setelah melalui serangkaian diskusi panjang yang dilakukan antara pemuda NU dan tokoh muda NU Nusron Wahid di Semarang.
 
"Kami diskusi panjang tentang banyak hal, termasuk Pemilu 2024. Nama Prabowo sangat diidamkan dan kami anggap layak untuk didorong menjadi pemimpin di negeri ini," ujar Wahidin melalui keterangannya kepada wartawan, Senin (9/10/2023).
 
 
Ia menjelaskan, para tokoh muda NU di Jawa Tengah siap bantu memenangkan Prabowo di Pilpres 2024 nanti. Sebab, Prabowo dianggap sebagai pemimpin yang memiliki hati tulus dan jiwa pengabdian yang besar. Sehingga, pantas mendapat dukungan yang masif dari para pemuda NU. 
 
“Pak Prabowo dekat dengan nahdliyin. Karena itu, kami sebagai orang muda NU siap mendukung beliau menang pada Pilpres 2024," katanya.
 
Ia menganggap Prabowo sebagai pemimpin yang tegas serta memiliki visi untuk memajukan bangsa dan negara. Sehingga sangat cocok untuk menjadi pelanjut Presiden Joko Widodo guna menghadapi tantangan global yang semakin besar.
 
Wahidin menegaskan, gerbong Aswaja 08 sudah sangat siap untuk berkontribusi memenangkan Prabowo di Pilpres 2024. Ia memastikan dalam waktu dekat akan segara turun ke masyarakat demi meraup suara.
 
“Aswaja 08 siap memenangkan Prabowo di Pilpres 2024 sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki kondisi bangsa," pungkasnya.[]
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.