Akurat Logo

Sekalipun Anies ‘Berkhianat’ Kepada Demokrat, PKS Tetap Setia

Atikah Umiyani | 1 September 2023, 09:20 WIB
Sekalipun Anies ‘Berkhianat’ Kepada Demokrat, PKS Tetap Setia

AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tetap setia mendukung pencapresan Anies Baswedan. Kendati Anies disebut Demokrat berkhianat dan tunduk terhadap instruksi Ketum Nasdem Surya Paloh untuk dikawinkan dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Imin), PKS menyikapinya dengan datar saja.

Ketua DPP PKS Almuzammil Yusuf, menegaskan partainya tunduk terhadap keputusan Musyawarah Majelis Syuro (MMS) VIII yang memutuskan dukungan terhadap Anies. Sikap tersebut masih diperjuangkan hingga kini.

“PKS tetap pada keputusan MMS VIII tersebut dan kami akan berjuang sebaik-baiknya dalam menjalankan amanat tersebut,” kata Almuzammil, di Jakarta, Kamis (31/8/2023).

Almuzammil yang juga anggota Tim 8 melanjutkan, bahwa partainya memegang teguh hasil kesepakatan yang tertuang di dalam piagam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) soal prosedur penentuan figur cawapres.

"Bahwa dalam penentuan Calon Wakil Presiden RI ditentukan oleh Calon Presiden RI Anies Rasyid Baswedan," ucapnya.

Atas terjadinya perubahan haluan dukungan dan postur koalisi, Almuzammil menyebut pihaknya menghormati hak dan kedaulatan setiap parpol dalam menentukan sikap politiknya. Ia menyadari, bahwa parpol Koalisi Perubahan masih belum menemui titik temu untuk jalan berdampingan.

"Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari titik temu dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), namun belum memperoleh hasil yang diinginkan bersama," kata dia.

Ia hanya bisa berharap, Pilpres 2024 bisa berlangsung secara jujur dan adil dengan mempertahankan rasa persatuan.

"Kami memohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar pemilu tahun 2024 mendatang berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dengan tetap menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia,” ujarnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.