Bukan Pemecah-belah, Gerindra Dekat Dengan Jokowi Dan Megawati

AKURAT.CO Gerindra menolak disebut sebagai pihak yang ingin memecah-belah hubungan Presiden Jokowi dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Alasannya, Gerindra memiliki relasi yang baik dengan kedua pemimpin itu.
Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menolak partainya dikaitkan dengan pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menyinggung, adanya pihak sedang berupaya memecah-belah hubungan Jokowi dengan Mega. Sebaliknya, Ketum Gerindra Prabowo Subianto dekat dengan masing-masing tokoh itu.
"Saya pikir apa yang disampaikan oleh Mbak Puan itu tentunya bukan kepada Partai Gerindra atau Pak Prabowo, kami tidak pernah merasa menjauhkan hubungan Pak Jokowi dengan Ibu Mega," kata Dasco, di Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (26/8/2023).
Baca Juga: Jateng Masih Kandang Banteng
Puan ketika memimpin konsolidasi PDIP di di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (25/8/2023) malam, meminta soliditas kader banteng tidak terusik dengan agenda pecah-belah, atau mempertentangkan Mega dengan Jokowi. Dia meminta seluruh kader tidak terbawa
arus perpecahan.
Dasco mengingatkan Prabowo merupakan pribadi yang bersahabat, dan mau menjalin hubungan baik dengan banyak pihak. Bukan hanya kepada Jokowi maupun Mega, tetapi dengan pimpinan partai-partai lainnya.
Baca Juga: Prabowo Sudah Wakafkan Hidup Untuk Negara
"Pak Prabowo sebagai pembantu presiden itu juga menjaga hubungan baik kepada Pak Presiden, kami juga menjaga hubungan baik dengan Ibu Mega, dengan Mbak Puan kepada semua partai," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






