Jadi Anggota Pansus BLBI Jilid II, Fahira Idris: Sudah Lebih 20 Tahun Harus Dievaluasi Komprehensif

AKURAT.CO DPD RI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Pansus BLBI) Jilid II yang akan mulai bekerja pada pekan kedua Juni 2023 ini.
Pansus BLBI Jilid II dibentuk untuk menjalankan aspirasi rakyat yang menginginkan skandal keuangan terbesar dalam sejarah republik Indonesia segera tuntas dan semua kerugian negara bisa dikembalikan.
Anggota DPD RI Fahira Idris yang juga anggota Pansus BLBI mengungkapkan, upaya mengembalikan kerugian keuangan negara hingga ratusan triliun rupiah yang sudah berlangsung lebih dari dua dekade, sejak tahun 2000, rasanya sudah terlalu panjang. Oleh karena itu, harus ada komitmen politik yang benar dan berani agar skandal keuangan terbesar ini bisa segera dituntaskan.
"Jangan sampai skandal kelam BLBI terus ‘menghantui’ negeri ini apalagi menjadi beban bagi generasi mendatang. Semua upaya yang sudah dilakukan selama lebih dari 20 tahun ini harus dievaluasi secara komprehensif untuk menyusun kembali formulasi yang benar agar semua kerugian negara bisa dikembalikan,” ujar Fahira Idris dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (13/6/2023).
Menurut Fahira Idris, dibentuknya Pansus BLBI DPD Jilid II ini untuk menindaklanjuti hasil kerja Pansus BLBI DPD Jilid I yang belum tuntas, tetapi masa tugasnya sudah berakhir pada tanggal 8 Oktober 2022 silam.
Oleh karena itu, Pansus BLBI DPD Jilid II akan berkoordinasi intensif dengan aparat penegak hukum mulai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, Kepolisian, dan lainnya dalam menindaklanjuti penuntasan kasus BLBI.
Salah satu poin penting dari sembilan rekomendasi Pansus BLBI DPD Jilid I yaitu terkait efektivitas Tim Satgas BLBI bentukan pemerintah yang akan berakhir pada akhir tahun 2023 untuk melakukan penagihan terhadap pihak perbankan atas penunggakan kewajibannya. Hal ini akan menjadi salah satu fokus pembahasan Pansus BLBI DPD Jilid II.
“Memang dibutuhkan keberanian besar terutama dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menyelesaikan skandal BLBI ini, karena sangat kompleks. Namun, keberanian ini akan berarti jika semua aksi yang dilakukan untuk mengembalikan semua kerugian negara ini dilakukan dengan formulasi yang komprehensif termasuk kejelian merampas aset para penunggak utang BLBI,” pungkas senator Jakarta ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



