Akurat Logo

Kader Bermain di Zona Nyaman, Megawati: Mundur dari PDI-Perjuangan, Tidak Ada Gunanya!

| 21 Juni 2022, 14:33 WIB
Kader Bermain di Zona Nyaman, Megawati: Mundur dari PDI-Perjuangan, Tidak Ada Gunanya!

AKURAT.CO, Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta para kadernya agar tidak terlena dengan hasil survei sehingga merasa terpaku berada di zona nyaman. 

Megawati meminta para kader agar berhati-hati dengan hasil survei yang bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. 

"Apakah karena melihat PDI Perjuangan sekarang dalam surveinya selalu paling tinggi, lalu mereka berfikir saya masuk PDI Perjuangan karena saya bisa rasakan nantinya ada zona nyaman di PDI Perjuangan," kata Megawati dalam pidatonya di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP Tahun 2021 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Tak tanggung-tanggung, Megawati mempersilahkan para kadernya untuk mengundurkan diri apabila masih bermain di zona nyaman. 

"Maka saya akan selalu mengatakan orang itu mundur dari PDI Perjuangan, tidak ada gunanya, " tegas Megawati. 

Kata Megawati, alasan dirinya membentuk PDIP untuk mengorganisir masyarakat agar solid membangun kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik. 

"Karena saya membentuk partai ini adalah kita bisa mengorganisir kekuatan rakyat menjadi solid, bersama kita untuk maju ke depan bagi Indonesia Raya. Jadi kalau ada yang tidak setuju, kali ini seperti yang selalu saya katakan, silakan mundur," ujar Presiden ke-5 RI itu.

Megawati meminta kader PDIP tidak hanya melihat hasil survei elektabilitas. Sebab yang utama adalah gerak partai politik di tengah-tengah rakyat. Itulah inti utama partai politik. 

"Saya selalu mengatakan apa kehendak kalian untuk masuk dalam PDI Perjuangan? Apa satu, karena tahu PDI Perjuangan, kalau dilihat dari survei, selalu tinggi? Tapi saya selalu mengatakan, jangan selalu lihat survei. Survei boleh dilihat, tapi jangan dijadikan pegangan utama. Karena yang bergerak itu bukan survei, tapi adalah kita sendiri," pungkas Megawati.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.