Akurat Logo

Viva Yoga: Partai Baru Amien Rais Itu Bukanlah PAN Orisinil

| 30 Agustus 2020, 11:07 WIB
Viva Yoga: Partai Baru Amien Rais Itu Bukanlah PAN Orisinil

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi mengatakan, meskipun Amien Rais menamakan partai barunya dengan PAN Reformasi, agar mendapatkan efek elektoral PAN. Namun, untuk membangun identitas partai tidak serta-merta dengan mudah dipetik hasilnya.

"Sebab apa? Sebab publik menilai bahwa jika partai baru itu bukanlah PAN yang orisinil," ujar Viva ketika dihubungi AKURAT.CO, Minggu (30/8/2020).

Menurut Viva, suatu partai politik baru yang mesti harus berjuang membangun struktur partai dan itu tentunya butuh perjuangan yang tidak mudah.

"Harus menyiapkan pengurus, lolos sebagai partai peserta pemilu, pastinya wajib lolos parliamentary threshold yang di pemilu depan akan semakin naik," tuturnya.

Meski demikian, Viva menilai, jika sikap itu adalah hak politik dari pada Amien Rais  yang sudah dijamin konstitusi. Karena baginya, setiap warga negara bebas merdeka untuk berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sebagaimana termaktub di pasal 28 UUD 1945.

Tetapi, lanjutnya, partai PAN dibawah kepemimpinan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat ini, tentu akan merasa kehilangan sosok Amien Rais. Karena figurnya di publik tidak dapat dilepaskan dari eksistensi PAN.

"Jika Pak Amien mendirikan partai politik baru, maka publik akan menilai PAN tidak akan identik lagi dengan Pak Amien Rais.
Publik akan menilai bahwa Pak Amien Rais telah keluar dari PAN," ungkapnya.

"Padahal Pak Amien Rais adalah salah satu pendiri PAN, di samping ada Albert Hasibuan, AM Fatwa, AM Lutfi, Syamsurizal Panggabean, Ismid Hadad, Zoemrotin, Gunawan Muhammad, dan Abdillah Toha," sambungnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Editor
Oktaviani