Mobil Dinas Kabinet Baru, Dedi Kurnia: Pemerintah Harus Memaksa Diri Jujur Kalau Kondisi Negara Sedang Tak Berkecukupan

AKURAT.CO, Pengadaan mobil dinas baru untuk menteri kabinet periode kedua Presiden Joko Widodo dikritik Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah. Anggaran pengadaan mobil dinas baru sekitar Rp147 miliar.
"Ini semacam kegagalan Presiden menjalankan politik anggaran, dimana menentukan alokasi APBN seharusnya menyesuaikan kebutuhan yang berdampak pada kepentingan publik, atau mengelola anggaran berdasarkan prioritas nasional," kata dia hari ini.
Pengadaan mobil baru dinilai belum diperlukan untuk sekarang karena bertolak belakang dengan kondisi keuangan negara.
"Pemerintah harus memaksa diri untuk jujur, bahwa kondisi negara sedang tidak berkecukupan, banyak persoalan yang memerlukan prioritas anggaran dibanding kemewahan berkendara, dan rasanya mobil dinas yang ada masih sangat layak," katanya.
Pengadaan mobil dinas lumrah dilakukan, tetapi tidak dengan kondisi sekarang, kata dia.
"Anggap saja benar diperlukan, tetapi tidak untuk saat ini, di mana menteri keuangan tidak jarang mengatakan negara ini defisit di beberapa pos, lalu secara mengejutkan belanja mobil dinas dengan angka cukup besar, ini inkonsistensi dari semangat efisiensi yang sering presiden sampaikan," kata dia.
"Kita sering kehilangan banyak momentum pembangunan, itulah mengapa hingga saat ini negara kita selalu terdepan sebagai konsumen, kita tidak pernah fokus pada apa yang seharusnya menjadi kekuataan kita, karena lebih sering menganggarkan secara berlebih pada hal yang tidak prioritas," dia menambahkan. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini




