Riza Chalid Ikut Kuliah Presiden, Andi: Saya Heran sampai Pagi Ini Jokowi Tak Bereaksi

AKURAT.CO Awalnya, kehadiran pengusaha Riza Chalid di acara kuliah umum Presiden Joko Widodo di Akademi Bela Negara Partai Nasional Demokrat, Jakarta, Senin (16/7), tak ketahuan media. Baru setelah muncul foto Riza Chalid berada di tengah-tengah peserta acara terjadi kehebohan.
Riza Chalid dulu pernah dicari Kejaksaan Agung karena tak datang-datang pada waktu dipanggil untuk dimintai keterangan menyangkut kasus rekaman kasus "papa minta saham" tahun 2015.
Kehadiran Riza Chalid di acara kuliah umum Jokowi pun memantik polemik di linimasa.
Politikus Partai Demokrat Andi Arief lewat @AndiArief__ mengaku keheranan dengan Jokowi yang dinilainya tidak bereaksi menanggapi polemik kehadiran Riza Chalid.
"Saya bener-bener heran sampai pagi ini Jokowi tidak bereaksi apa-apa soal protes publik terhadap hadirnya buronan Reza Chalid dalam kuliah dimana Jokowi yang menjadi pembicara utama. Ada apa sebenarnya," kata Andi Arief.
Pada cuitan selanjutnya, Andi Arief menyindir.
"Bener juga, Reza Chalid dicari Jaksa Agung untuk dihadirkan dalam kuliah Jokowi," kata dia.
Ketua Dewan Pengawas Lembaga Penelitian Pendidikan Penerapan Ekonomi dan Sosial Rustam Ibrahim yang memakai akun @RustamIbrahim minta penjelasan Andi Arif mengenai status hukum Riza Chalid.
"Saya hanya mau bertanya, apakah benar Reza Chalid berada dalam status buronan? Ataukah kasus itu sudah dihentikan sehubungan dengan keputusan MK yang menyatakan "rekaman papa minta saham itu ilegal"? Lalu kasus RC ini apa sebenarnya? Tersangka, saksi?" kata Rustam Ibrahim.
Penjelasan Kejagung
Kejaksaan Agung menyatakan sudah tidak memburu lagi pengusaha Riza Chalid terkait rekaman Freeport Indonesia mengingat penyelidikan kasus itu tidak dilanjutkan.
"Bagi kita secara hukum kasus yang berkaitan dengan Freeport yang kamu sebutkan itu (rekaman yang dikenal dengan Papa Minta Saham), sudah selesai," kata Jaksa Agung, Prasetyo, seusai menghadiri kegiatan Pernikahan Massal dalam rangka menyambut HUT ke 58 Adhyaksa di Jakarta sebagaimana dilansir Antara.
Saat ditanya soal Riza Chalid yang menghadiri acara Akademi Bela Negara Partai Nasdem, ia menegaskan soal itu adalah urusannya. "Silakan urusan dia, kok nanya ke saya, saya sendiri juga hadir di situ," katanya.
Awal Januari 2016, Kejagung mengaku kesulitan untuk menghadirkan Riza Chalid untuk dimintai keterangan terkait rekaman "Papa Minta Saham" yang berujung dengan mundurnya Setya Novanto dari jabatan ketua DPR.
Saat itu, kejaksaan sendiri sudah meminta keterangan Menteri ESDM Sudirman Said, Sekretaris Jenderal DPR, dan Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin. Bahkan rekaman tersebut sudah ada di tangan kejaksaan.
Prasetyo menjelaskan tidak semua perkara itu berkonotasi ke persidangan. "Tergantung kepada fakta dan bukti yang ada, kalian tahu persis perjalan kasus itu. Ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai hasil rekaman yang dinyatakan bukan barang bukti. Kamu tahu nggak itu? tahu tidak tuh?" katanya.
Ia menambahkan putusan MK itu menjadi kendala. "Jadi bukti-bukti yang tadinya kita anggap sebagai bisa melengkapi penanganan perkara ini, ternyata oleh MK dinyatakan tidak sah sebagai barang bukti itu, dan sekarang prosesnya sudah selesai," tuturnya.
Dalam putusan MK terkait uji materi UU ITE menyebutkan bahwa penyadapan adalah kegiatan yang dilarang karena melanggar hak konstitusional warga negara khususnya hak privasi untuk berkomunikasi sebagaimana dijamin oleh Pasal 28F UUD 1945.
Begitu pula dalam konteks penegakan hukum, Mahkamah berpendapat bahwa kewenangan penyadapan juga seharusnya sangat dibatasi. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi



