AKURAT.CO Masalah lendir atau dahak bandel yang terkumpul di tenggorokan memang menyebalkan. Orang dewasa mungkin masih bisa mengeluarkan dahak tersebut sendiri dengan cara batuk atau berdehem. Tapi si kecil mungkin akan mengalami kesulitan keluarkan dahak tanpa bantuan bunda.
Pasalnya bayi belum dapat keluarkan dahak sendiri, sementara lendir atau dahak tersebut dapat mengganggu proses pernapasannya. Di samping itu, dahak yang terhambat di tenggorokan juga dapat membuat dirinya kesulitan untuk menelan ASI sehingga menolak untuk disusui.
Maka dari itu, penting bagi bunda untuk mengetahui bagaimana cara mengeluarkan dahak pada bayi, khususnya usia 0-12 bulan. Tujuannya agar si kecil dapat kembali riang dan tidak terganggu kenyamanannya. Penasaran bagaimana cara keluarkan dahak pada bayi? Yuk, ketahui informasinya selengkapnya.
Cara Keluarkan Dahak Pada Bayi
Perlu diingat bahwa bayi atau anak yang berusia di bawah empat tahun tidak dapat mengonsumsi obat batuk untuk anak secara sembarangan, kecuali atas anjuran dan resep dari dokter.
Namun bunda tidak perlu khawatir karena ada beberapa perawatan rumahan yang dapat dilakukan guna keluarkan dahak pada bayi.
1. Menepuk-nepuk punggung
Cara pertama untuk keluarkan dahal pada bayi adalah dengan cara menengkurapkan bayi lalu tepuk punggungnya secara perlahan agar dahak bisa keluar. Agar si kecil nyaman saat bunda melakukan hal ini, bunda bisa memosisikan bayi tengkurap di pangkuan atau di atas kasur yang empuk.
2. Memasang humidifier
Cara mengeluarkan dahak pada bayi selanjutnya adalah memasang humidifier. Alat ini dapat meningkatkan kelembapan udara di rumah. Di samping itu, penggunaannya juga membantu mengencerkan lendir di tenggorokan.
Ini memicu bayi untuk batuk dan mengeluarkan dahak dari tenggorokannya. Humidifier juga bisa mengurangi udara kering yang kerap kali mengiritasi saluran napas bayi.
Jadi, secara keseluruhan humidifier memberikan kelegaan dari dahak dan mengurangi keparahan pilek maupun hidung tersumbat yang dialami si kecil.
3. Menjemur bayi di bawah sinar matahari
Bunda juga bisa mencoba menjemur bayi di bawah sinar matahari. Cara ini dikabarkan dapat memperkuat sistem imun bayi, sekaligus membantu mengencerkan dan keluarkan dahak dan lendir di saluran pernapasan bayi.
Namun jika bunda ingin melakukannya, pastikan untuk menjemur bayi di pagi hari serta hindarkan dari paparan matahari secara langsung.
4. Pakai minyak kayu putih
Minyak kayu putih punya khasiat untuk melonggarkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan. Ini bisa jadi cara pilihan untuk mengeluarkan dahak pada bayi.
Teteskan minyak kayu putih ke telapak tangan lalu usapkan ke tenggorokan bayi. Bunda juga bisa mengusapkannya ke area perut dan dada supaya tubuhnya jadi lebih hangat.
5. Gunakan daun sirih hangat
Cara keluarkan dahak pada bayi selanjutnya adalah menggunakan daun sirih yang sudah terlebih dahulu dipanaskan.
Daun sirih dalam kondisi hangat setelah dipanaskan tersebut harus ditempelkan ke dada dan punggung si kecil. Biarkan hangat dari daun sirih membantu si kecil mengencerkan dahak dan membuangnya melalui kotoran.
6. Tidurkan bayi dengan posisi berbeda
Cara keluarkan dahak pada bayi yaitu menidurkan bayi dengan posisi yang berbeda.
Nah, jika biasanya saat tidur posisi kepala anak sejajar dengan badan maka bunda dapat mengubahnya. Bunda bisa memberikan alas bantal pada kepala si kecil agar posisi kepalanya lebih tinggi.
Posisi tersebut cukup membantu anak dalam mengatasi hidung tersumbat dan mengeluarkan dahak di saluran pernapasannya.
Tak hanya itu, cara mengeluarkan dahak pada bayi juga bisa dengan memosisikan bayi dengan posisi tengkurap saat tidur sehingga membantu untuk mengeluarkan dahaknya.
Namun, pastikan dulu jika posisi tersebut tidak menghalangi hidung dan saluran pernafasan ya.
7. Pastikan bayi mendapat asupan cairan yang cukup
Mendapatkan asupan cairan yang cukup, terutama yang kondisinya hangat dapat membantu aliran lendir bergerak ke luar. Di samping itu dapat juga mengurangi penyumbatan di hidung oleh lendir.
Jadi bunda tetap harus memberikan ASI seperti biasanya. Menyajikan susu formula dengan kondisi yang sedikit lebih hangat. Alternatifnya bisa menyuapi sup hangat untuk bayi agar cairan tubuhnya tercukup.
8. Gunakan uap air
Untuk membantu melegakan pernapasan bayi dari hidung tersumbat dan dahak yang menumpuk di tenggorokan, bunda bisa menyiapkan air panas. Jadi, siapkan air panas dalam wadah dan hadapkan wajah bayi ke wadah tersebut.
Bunda juga bisa menambahkan tiga tetes minyak kayu putih atau minyak telon agar efek pelega tenggorokan semakin meningkat. Dalam menerapkan cara untuk menghilangkan dahak pada bayi ini bunda harus berhati-hati ya.
9. Jaga tubuh bayi tetap hangat
Penumpukan dahak di tenggorokan kadang disertai dengan masalah pilek atau flu. Gejala ini bisa diredakan dengan membantu tubuh si kecil tetap hangat.
Jadi pakaikan kaus kaki dan selimut selama ia tidur di malam hari. Pastikan suhu kamar juga tidak terlalu dingin ya.
10. Gunakan minyak esensial
Cara mengeluarkan dahak pada bayi yang lain ada dengan menggunakan minyak esensial. Berbagai minyak atsiri dapat digunakan untuk mengencerkan lendir dan membuat pernapasan lebih mudah.
Minyak esensial tidak boleh dicerna oleh bayi kecuali instruksi khusus diberikan oleh ahli kesehatan atau ahli herbal yang berkualifikasi.
Namun, menurut Journal of Tropical Pediatrics, mengaplikasikan balsem atau minyak esential lainnya untuk kulit anak-anak banyak dilakukan sebagai pengobatan tradisional di berbagai bagian dunia terutama di negara-negara Asia.
Menempatkan minyak kayu putih, peppermint atau spearmint ke dalam pelembap udara, pancuran mandi atau air mendidih dapat membuat uap yang menenangkan yang bisa dihirup bayi untuk keluarkan dahak.
11. Gunakan penyedot khusus
Cara keluarkan dahak pada bayi bisa dilakukan dengan menggunakan alat penyedot khusus. Alat ini didesain memang khusus untuk anak-anak. Makanya biasa dibuat dari bahan karet yang lentur dan dijual di apotek.
Alat ini juga bisa didapatkan dengan berbagai ukuran dan fitur, namun yang berbentuk standar pun sudah bisa dipakai.
Cara memakainya biasa cukup mudah:
- Tempatkan alat pada rongga mulut bayi.
- Lalu jika dahak bayi kental.
- Teteskan 2-3 larutan air garam atau larutan salin ke dalam hidung bayi.
Sebelum memasukkan ujung alat penyedot ke dalam hidungnya.Lalu memasukkannya ke dalam secara perlahan, dan bisa mulai menyedot dahak dengan balon yang ada.
12. Gunakan suction bulb
Menggunakan suction bulb juga bisa membantu melegakan bayi dari dahak di tenggorokannya.
Bunda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini sebagai cara untuk menghilangkan dahak pada bayi.
- Rebus dan dinginkan semangkuk air untuk membersihkan suction bulb
- Cuci tangan dengan air mengalir hingga bersih
- Posisikan kepala bayi lebih rendah sedikit daripada dadanya
- Remas alat dan letakkan di depan wajah bayi
- Masukkan ujung alat ke salah satu hidung bayi dan kurangi tekanan pada remasan supaya lendir tersedot ke alat
- Bila lendir sudah tersedot, keluarkan alat dari hidung bayi
- Siapkan tisu untuk wadah lendir yang nantinya dikeluarkan
- Agar lendir keluar dari alat, remas kembali alat tersebut
- Bersihkan alat dalam air dan ulangi pada lubang hidung satunya
Pastikan bohlam benar-benar kering di antara penggunaan untuk mencegah pertumbuhan jamur
13. Berikan obat yang diresepkan dokter
Cara keluarkan dahak pada bayi di atas umumnya efektif. Namun, pada beberapa kasus mungkin si Kecil memerlukan bantuan obat.
Akan tetapi, tidak semua obat bisa diberikan pada si kecil. Konsultasi lebih dulu dengan dokter untuk mendapatkan resep obat yang sesuai. Beberapa kandungan obat yang bisa membantu meredakan batuk adalah paracetamol, antihistamin atau dekongestan.
14. Pakai nebulizer jika dibutuhkan
Beberapa obat yang diresepkan dokter dapat diberikan dengan bantuan alat nebulizer, termasuk larutan air garam. Obat-obatan yang diberikan nantinya akan mengurangi kekentalan dahak sehingga dahak lebih mudah untuk dikeluarkan.
Nah, demikianlah cara keluarkan dahak pada bayi. Jika bayi masih kesulitan untuk keluarkan dahaknya segera konsultasikan ke dokter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





