Pandangan Psikolog Soal Tantrum yang Dialami Pangeran Louis Saat Jubilee

AKURAT.CO Keluarga Kerajaan Inggris baru saja usai merayakan peringatan Platinum Jubilee Pegeant, momentum memperingati 70 tahun Ratu Elizabeth II berkuasa.
Ada kejadian menarik pada perayaan Platinum Jubilee Pageant ini Pasalnya, anak bungsu Kate Middleton dan Pangeran William, Pangeran Louis berhasil mencuri perhatian media dan publik.
Duduk di samping Kate, bocah berusia 4 tahun ini tampak sedikit tantrum, karena diduga merasa bosan saat mengikuti prosesi rangkaian acara.
Pangeran Louis kedapatan berloncat di kursinya, pindah tempat duduk, hingga menampilkan banyak ekspresi saat tengah ditenangkan oleh Kate.
Bahkan kamera fotografer juga sempat mengabadikan momen ketika Pangeran Louis, dengan usil menutup mulut Kate dengan tangan kecilnya.
Louis juga sempat ‘meledek’ sang ibu dengan meletakan jempol di hidungnya, saat Kate mencoba menasihatinya agar tetap tenang.
Dikutip dari news.com.au, beberapa netizen menanggapi reaksi Louis sebagai tingkah yang menggemaskan. Namun, tidak sedikit di antara mereka yang akhirnya mempertanyakan gaya parenting Kate Middleton.
"Di satu momen saya mengira itu tingkah yang lucu, tetapi di sisi lain apakah Kate Middleton tidak bisa mengendalikan anaknya?," tanya salah satu netizen, menanggapi tingkah Louis yang dinilai berlebihan.
Beberapa netizen lain ikut berkomentar, menilai Kate seharusnya bisa membuat aturan kepada Louis agar tidak mengganggu pihak lain selama jalannya acara. Kate dinilai perlu memberikan batasan kepada anaknya.
"Yang imut sekarang, nggak imut saat remaja," timpal netizen lain.
"Orang tua memiliki perlu menetapkan batasan dan membuat anak menaatinya."
Menanggapi hal tersebut, Psikolog Keluarga dan Pernikahan Kaitlin Soulé mengatakan perilaku Pangeran Louise benar-benar hal yang normal untuk anak seusianya.
"Pada anak-anak seusianya, bagian dari tugas perkembangan mereka adalah mendorong batasan dan mencari tahu bagaimana berada di dunia. Mereka benar-benar belajar dari kita dan mereka meniru perilaku kita, dan saya yakin dia telah dibungkam berkali-kali," kata Soulé kepada NYPost.
Dia menambahkan seberapa besar usaha dan rencana untuk mendisiplinkan anak, tidak semua akan berjalan sebagaimana yang diharapkan. Tentu saja perilaku anak-anak tidak dapat diprediksi.
"Ini (Jubilee) adalah minggu yang panjang. Tentu saja dia tidak akan sempurna untuk betah menikmati acara itu (Jubilee)," sambung Soulé,
Soulé mengatakan, kejadain yang dialami Kate dan Pangeran Louis itu tak bisa dijadikan landasan menilai atas pengasuhan keluarga Cambridge.
"Mengasuh anak balita adalah roller coaster. Hal ini sulit, terutama dengan Kate yang tahu bahwa seluruh dunia sedang memandangnya, menilainya saat ini," pungkas Soulé.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini


