Akurat Logo

Boleh Ditiru, Cara Kate Middleton Tenangkan Anak yang Tantrum

Iqbal Rizkyka | 25 Februari 2022, 21:25 WIB
Boleh Ditiru, Cara Kate Middleton Tenangkan Anak yang Tantrum

AKURAT.CO, Selain sibuk menjalankan tugas sosial dari Kerajaan Inggris, Kate Middleton adalah seorang ibu yang super. 

Dia membesarkan tiga anak calon penerus takhta kerajaan, yakni Pangeran George, Putri Charlotte, Pangeran Louis.

Meski dikelilingi pengawal dan pengasuh anak, dia juga mengalami banyak tantangan sebagai ibu. 

Duchess of Cambridge ini juga sering menceritakan perjuangan pengasuhannya, tantangan yang dihadapi selama kehamilan hingga mengatasi rasa bersalah ibu. 

Salah satu hal yang jadi tantangannya adalah ketika anak-anak mengalami tantrum atau mengamuk di tempat publik.

Jadi bagaimana Kate mengatasinya? Kabarnya, dia sebenarnya punya cara rahasia untuk berkomunikasi dengan anak-anaknya.

Dilansir dari laman The Sun, untuk menenangkan anak-anaknya, Kate Middleton menggunakan kata sederhana, yaitu "Ayo istirahat". 

Saat dia mengatakan ini atau memberi isyarat bahwa waktunya istirahat, anak-anak secara otomatis tahu bahwa mereka perlu tenang. 

Ini bisa jadi cara untuk memberi tahu anak bahwa mereka bertingkah berlebihan, dan perlu meredam segalanya.

Selanjutya, anak-anak Kate lalu menikmati kegiatan santai setelahnya yang meliputi membaca, memecahkan teka-teki dan banyak lagi saat kegiatan sosial. 

Kate dan William juga diduga menggunakan teknik ini di tempat pribadi dan publik.

Selain tentang cara menenangkan anak, Kate sering mengungkap pengalaman lain sebagai orang tua. 

Dalam salah satu podcast, dia mengungkapkan bahwa dia menderita hiperemesis gravidarum, suatu kondisi yang dapat menyebabkan mual dan muntah parah saat hamil. 

"Melalui hiperemesis saya benar-benar menyadari kekuatan pikiran atas tubuh karena saya benar-benar harus mencoba segalanya untuk mencoba dan membantu saya melewatinya," kata Kate dikutip dari The Sun, pada Jumat (25/2/2022).

“Saya benar-benar melihat kekuatan meditasi dan pernapasan dalam dan hal-hal seperti itu, yang mereka ajarkan kepadamu dalam hypnobirthing, ketika saya benar-benar sakit dan sebenarnya saya menyadari bahwa ini adalah sesuatu yang dapat saya kendalikan selama persalinan, menurut saya,” lanjutnya.

Dia juga berbicara tentang rasa bersalah ibu yang sangat umum di kalangan wanita. Menurutnya, siapa pun yang tidak merasakannya sebenarnya sedang berbohong. 

Selain itu, menjadi seorang bangsawan dan seorang ibu telah membebani perempuan 40 tahun ini.

Sebagai seorang bangsawan, dia memiliki banyak tanggung jawab, sebagai seorang ibu dia terikat dengan tugas pengasuhannya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.