AKURAT.CO Sejak kemarin, Gundam memang menjadi trending topic di Twitter, dan bahkan kini terpopuler dalam laman Google. Apa yang membuat Gundam mendadak viral di Indonesia? Lantas, apa itu Gundam ?
Mobile Suit Gundam yang diciptakan oleh Yoshiyuki Tomino dan Studio Sunrise memang bukan sekadar mainan. Namun Gundam merupakan sebuah benda yang bisa dikoleksi menjadi barang berharga.
Dilansir dari berbagai sumber, Gundam adalah nama dari Serial fiksi ilmiah, yang dibuat oleh studio animasi aslal jepang yakni Sunrise yang menampilkan robot raksasa (mecha) yang bernama "Gundam" (sama dengan nama mecha pertamanya).
Serial tersebut dimulai pada tanggal 7 April 1979 silam, dengan Mobile Suit Gundam. Gundam adalah sebuah Serial TV yang mendefinisikan genre anime "robot yang sebenarnya" dengan menampilkan robot raksasa yang disebut mobile suits dalam latar militer.
Kepopuleran serial ini dan barang dagangannya lantas menghasilkan sebuah waralaba yang meliputi serial televisi, OVA, film, manga, novel dan permainan video, juga industri model robot yang dikenal sebagai Gunpla (model plastik Gundam).
Sebagai pecinta mainan Gundam, Artis Senior yakni Marcelino Lefrandt mengatakan dengan merakit Gundam versi gunpla bisa menstimulasi kecerdasan otak, khususnya untuk anak-anak.
Menurut Marcelino, merakit Gundam tidak mudah, butuh ketelitian dan kesabaran sehingga otak akan bekerja melatih kreatifitas dan kecerdasan anak.
"Ini bisa menstimulasi kreatifitas dan kecerdasan anak dengan merakit robot," ujar Marcelino dalam acara Gunpla Expo 2018 di Mall Of Indonesia, yang dikutip pada Senin (31/2/2022).
Marcelino juga mengatakan, jika mainan Gundam bukanlah mainan sembarangan. Lewat mainan tersebut anak-anak bisa belajar semangat seorang samurai Jepang yang dikenal pantang menyerah dan rela berkorban.
"Gundam itu saya liat ada sentuhan semngat samurai, karakter anime Jepang itu emang ada semangat itu," jelas Mercelino.
"Cuma untuk Gundam ada taste yang berbeda, dia pantang menyerah rela berkorban, tipikal superhero," tambah Marcelino.
Sementara itu, menurut Psikolog Anak, Primatia Yogi Wulandari bahwa permainan merakit gundam cocok untuk anak usia Sekolah Dasar (SD), permainan ini memiliki dampak positif bagi anak terutama motorik halusnya.
"Permainan jenis bongkar pasang ini kan dipecah-pecah menjadi kecil-kecil. Anak-anak akan mengambil dan menyatukan dalam posisi yang tepat, hal ini bisa melatih motorik halus anak," ungkap Primatia Yogi Wulandari di Mall Grand City Surabaya kepada wartawan, dikutip pada Senin (31/2/2022).
Kemampuan lain yang terasah saat merakit gundam, yakni kemampuan kognitif terkait pemecahan masalah, yang dilihat dari bagaimana anak membuat bentuk yang sesuai dengan gambarnya.
Manfaat permainan bongkar pasang atau lego juga melatih kreativitas anak, apakah dia mampu membuat bentuk lain yang tidak sesuai panduan.
"Karena bentuk permainan yang kecil-kecil, kesabaran juga dilatih dalam hal ini. Bagaimana mereka mengambilnya satu per satu lalu dirakit lagi," kata Wulan.
Lalu, Wulan pun berpesan agar orangtua memberikan mainan pada anak yang paling baik harus sesuai umur anak tersebut.
Misalnya, usia bayi baik diberikan mainan yang bisa merangsang penglihatan, indra pendegaranya, dan lainnya.
Untuk anak saat usia TK, diberikan maianan yang bisa merangsang motorik halusnya, seperti main bola dan lompat tali.
"Kalau mainan yang harus dirakit dulu seperti lego dan gundam memang baiknya diberikan pada usia SD. Karena ada aturan yang harus dibaca saat bermain. Jadi di usia SD mereka cocok memainkan permainan itu," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



