AKURAT.CO Tak hanya orang dewasa saja, balita juga suka mengunyah es batu. Ya, balita memang cenderung tertarik dengan es. Mereka bahkan lebih menyukai minuman air yang dipenuhi es batu. Sebagai orang tua, kamu mungkin akan membiarkannya karena menganggap es bisa menenangkan gusi yang nyeri akibat tumbuh gigi, dan juga menyegarkan mulut Si Kecil.
"Es menarik karena sensasi dingin dapat menenangkan gusi balita yang sedang tumbuh gigi, tetapi juga dapat menarik untuk tujuan sensorik,” kata Fadiyla Dopwell, M.D., dan dokter anak perkembangan-perilaku di Developmental Pediatric Services di Dallas, TX, dikutip AKURAT.CO pada Senin (4/10/2021).
Dopwell pun menyatakan bahwa mengunyah es sebenarnya memiliki sejumlah manfaat untuk Si Kecil, selama itu dilakukan dalam perkembangan mereka. Ini adalah petualangan yang mengasyikkan bagi tangan kecil dan selera mereka. Dan meskipun mungkin tidak memiliki rasa, dingin dan keras memberi Si Kecil misi untuk melelehkannya dan meremukkannya. Ini baik untuk perkembangan sensorik mereka.
“Balita yang mencari sensorik juga dapat menikmati variabilitas dalam output sensorik yang datang dengan mengunyah es. Selain sensasi dinginnya, es batu memiliki tekstur yang halus saat dihisap dan mengeluarkan bunyi yang garing saat dikunyah. Sensasi yang berbeda ini dapat menyenangkan bagi seorang anak yang mencari sensorik,” kata Dopwell.
Meskipun baik untuk perkembangan Si Kecil, namun es pun memiliki risiko yang tidak boleh diabaikan. Memakan es dapat melukai gigi dan jaringan gusinya. Juga, ukuran es yang terlalu besar bisa menimbulkan bahaya tersedak meski hanya dihisap. Oleh sebab itu, jangan pernah membiarkan Si kecil memakan es batu tanpa pengawasan.
“Mengunyah es dapat menyebabkan kerusakan pada email gigi seiring waktu. Ini juga dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan gusi anak jika ujungnya tajam dan bahkan dapat merusak gigi," ujarnya.
Dopwell melanjutkan, jika anak terus-menerus mencari sesuatu untuk dimasukkan ke dalam mulutnya, kamu harus waspada pada risiko pica. Pica sering ditemukan pada 10 hingga 30 persen anak-anak usia satu hingga enam tahun, tetapi biasanya hilang dalam beberapa bulan. Untuk mengetahui kondisi Si Kecil, lakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatannya secara teratur.
“Pica adalah gangguan makan di mana orang makan barang-barang non-makanan atau non-gizi, termasuk es, mainan, kotoran, dan rambut. Pica dapat dikaitkan dengan anemia defisiensi besi," jelas Dopwell.
Jika kebiasaan mengunyah es batu ini sudah berlangsung cukup lama, jangan ragu untuk segera menghentikannya. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat kamu gunakan untuk mencegah kebiasaan ini dan menyelamatkan gigi Si Kecil:
- Buat es batu rasa pada stik es loli dan hanya izinkan Si kecil memakannya sebagai hadiah.
- Dorong untuk menjilat dan tidak mengunyah.
- Jelaskan, dengan cara yang sangat sederhana dan lugas, bagaimana mengunyah es terus-menerus dapat membahayakan gigi kecil mereka.
- Temukan makanan atau objek lain yang merangsang indera untuk mereka.
“Seperti halnya permainan sensorik lainnya, kemampuan balita untuk menggunakan indranya untuk menjelajahi objek bisa sangat bagus untuk perkembangannya,” kata Dopwell.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah



