AKURAT.CO Memandikan atau membersihkan bayi dengan tisu basah adalah alternatif yang sering dilakukan oleh para ibu-ibu. Namun, apakah tisu basah aman untuk kulit bayi? Sebenarnya tisu basah cukup aman untuk kulit bayi, namun banyak dokter yang menyarankan untuk tidak menggunakannya, terutama di pantat. Pasalnya, kulit bayi yang baru lahir masih sangat sensitif dan gampang iritasi, jadi harus benar-benar dijaga.
Tisu basah umumnya mengandung formula khusus yang lembut dan aman untuk kulit bayi. Namun, formula saja tidak cukup untuk menghilangkan kotoran dan mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur pada kulit bayi.
Oleh sebab itu, tisu basah sering ditambahkan alkohol atau sabun. Inilah yang kerap menimbulkan reaksi alergi pada kulit bayi. Seperti hasil studi yang dipublikasikan di Journal of Allergy and Clinical Immunology, banyak tisu basah mengandung bahan kimia dan alkohol yang bisa mengganggu perlindungan lapisan kulit teratas bayi.
Selain itu, residu dari tisu basah yang mengandung paraben dan formalin bisa menjadi penyebab meningkatnya risiko alergi pada bayi.
Jadi, apakah tidak boleh menggunakan tisu basah untuk membersihkan kulit bayi?
Mengutip Parents, sebenarnya tidak masalah bila orang tua hendak membersihkan bayi baru lahir dengan tisu basah. Namun, sebaiknya menunggu hingga bayi berusia minimal satu bulan. Selain itu, gunakan tisu basah yang tanpa kandungan alkohol dan pewangi agar bayi terhindar dari iritasi. Mengutip The Bump, pilihlah tisu basah yang tidak mengandung sodium lauryl sulphate (SLS).
Kam juga tidak boleh selalu mengandalkan tisu basah. Gunakanlah tisu basah sebagai alternatif saja, dan sesekali saja. Yang terbaik adalah membersihkan kulit bayi dengan air dan kapas sesuai rekomendasi National Institute for Clinical Excellence (NICE).
"Yang benar (bersihkan bokong) bayi memang harus gunakan air dan sabun, tapi kalau lagi bepergian kan sulit. Dalam kondisi tertentu yang mendesak dan sulit, enggak apa-apa pakai tisu basah," kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Matahari Arsy, dikutip AKURAT.CO pada Senin (4/10/2021).
Jika kulit bayi mengalami reaksi alergi setelah menggunakan tisu basah, segera hentikan pemakaiannya.
Berikut ini adalah gejala alergi yang umumnya dialami oleh bayi:
- Ruam merah
- Lecet
- Gatal-gatal
- Penebalan kulit
- Kulit bersisik
- Bengkak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 730 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 8Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot



