Waspada! Ini Penyebab Kabel Gas Motor Bekas Rawan Putus

AKURAT.CO Bagi kamu yang berencana ingin membeli motor bekas, terutama yang umurnya di atas 5 tahun, pastikan untuk memperhatikan putaran gas. Pasalnya, jangan sampai kamu mendapatkan motor bekas dengan kondisi kabel gas yang gampang putus.
Namun, jika sudah terlanjur membeli dan mengalami masalah kabel gas motor bekas yang sering putus, maka kamu perlu mengetahui penyebab dan cara untuk mengantisipasinya.
Melansir dari laman Wahana Honda, berikut ini penyebab kabel gas motor bekas rawan putus.
Adanya Lapisan Karat
Adanya lapisan karat pada setang, ternyata dapat membuat kabel gas motor menjadi mudah terputus. Kondisi ini tentunya akan menghambat gerakan kawat pada selongsong gas. Akibatnya, kabel gas pun rentan putus.
Selain itu, selongsong gas ini terbuat dari bahan plastik yang gampang sobek, sehingga tidak heran, begitu macet, akan muncul gesekan yang semakin membuatnya mudah terkikis.
Selang Gas Patah
Jika selang gas patah, maka pelat di dalamnya akan bergesekan dengan kabel. Hasilnya, kabel gas gampang pun akan menjadi patah juga. Apalagi jika ada bagian-bagian yang terlipat.
Terkelupasnya Karet
Kondisi lain yang berisiko membuat kabel gas motor gampang putus adalah karena terkelupasnya karet pelindung kabel gas. Apabila pelindung ini terangkat atau terkelupas, air jadi begitu mudah masuk ke plat di dalam kabel gas. Kalau sudah begini, akibatnya pelat jadi gampang berkarat dan membuat kabel tersendat-sendat.
Cara Mengantisipasi Supaya Kabel Gas Tidak Gampang Putus
Cara supaya kabel gas tidak gampang putus adalah dengan memberikan perhatian yang lebih intens. Dalam hal ini, kamu perlu rutin melakukan pemeriksaan kondisi motor bekas. Selain itu, untuk menjaga kondisi kabel gas tetap optimal, hangan lupa juga untuk memberikan pelumas pada motor.
Di samping itu, jika kamu membeli motor yang sudah lima tahun ke atas, sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk dibongkar dan dibersihkan bagian selongsong gasnya agar tidak mengalami masalah kabel gas yang mudah putus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






