Akurat Logo

5 Jenis Oli Mobil Yang Perlu Diganti Berkala, Cegah Terjadinya Kerusakan

| 21 Juli 2023, 19:33 WIB
5 Jenis Oli Mobil Yang Perlu Diganti Berkala, Cegah Terjadinya Kerusakan

AKURAT.CO  Ada banyak jenis oli mobil yang perlu diganti seperti oli gardan, oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli transfer dan lainnya. 

Di antara semua jenis oli tersebut, kebanyakan pemilik mobil hanya mengenal oli mesin saja. Oli tersebut memang penting fungsinya karena sebagai pelumas yang masuk ke mesin penggerak seperti silinder, piston dan crankshaft. 

Tidak kalah penting dengan oli mesin, kelima jenis oli berikut ini juga perlu diganti secara berkala untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen mobil.

Untuk mengetahui penjelasan lebih lanjut mengenai jenis oli mobil lainnya, simak informasi berikut.

Jenis Oli Mobil yang Perlu Diganti Berkala

Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (21/7/2023), berikut lima jenis oli mobil yang perlu diganti secara berkala.

1. Oli mesin

Oli mesin terbagi dua yaitu oli mesin bensin dan oli mesin diesel. Kemudian oli genuine tersebut juga terbagi lagi, tutup botol biru untuk oli sintetik, hijau full sintetik, dan gold full sintetik. 

Disarankan untuk melakukan penggantian setiap enam bulan sekali agar mesin mobil dapat bekerja secara prima. 

Oli mesin yang kurang membuat komponen mesin tidak mendapatkan pelumasan yang optimal. Dalam jangka panjang hal tersebut sangat merugikan, seperti risiko turun mesin akibat komponen mesin yang saling bergesekan semakin cepat aus dan macet. 

Pemilik mobil juga disarankan mengecek oli mesin secara rutin untuk memastikannya tidak kurang dan tetap dalam kondisi prima.

2. Oli transmisi

Oli transmisi akan berfungsi melumasi bagian komponen dari transmisi. Oli ini terbagi menjadi dua jenis yaitu oli transmisi manual dan transmisi matic.

Untuk manual sebaiknya dilakukan penggantian 40 ribu kilometer. Sementara untuk oli transmisi matik, jadwal penggantiannya disesuaikan dengan buku pedoman pemilik dan buku service.

3. Oli differential (oli gardan)

Oli gardan diberikan untuk mobil dengan penggerak belakang, dan dilakukan penggantian 40.000 km. Jika oli ini tidak diganti secara teratur, maka pelumasan di area tersebut akan menjadi berkurang, dan cepat aus.

4. Minyak atau cairan rem

Bagian minyak rem harus rajin dilakukan perawatan, jangan sampai terlewat. Sebaiknya lakukan penggantian atau dikuras setiap 40 ribu km. Dampak yang terjadi jika telat mengganti minyak rem, maka pengurangan kualitas minyak rem dan kinerja rem jadi berkurang.

5. Oli power steering

Biasanya penggantian oli power steering dilakukan pada 40 ribu km atau untuk mobil yang jarang digunakan selama dua tahun, mana yang tercapai lebih dahulu.

Gantilah oli ini sebelum setir mobil terasa berat atau ada kebocoran oli pada power steering. Pada umumnya oli power steering yang digunakan pada kendaraan adalah tipe fluida.

Itulah jenis oli mobil yang perlu diganti secara berkala. Lindungi kendaraan yang dimiliki dengan merawatnya dan lakukan secara rutin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.