Kronologi Penembakan Massal Remaja Usia 14 Tahun Di Bangkok

AKURAT.CO Seorang remaja berusia 14 tahun melakukan aksi penembakan massal di Mal Siam Paragon, Bangkok, Thailand pada Selasa (3/10/2023). Aksi ini terekam dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial.
Aksi penembakan massal ini mengejutkan para pengunjung yang saat itu kondisi pusat perbelanjaan mengalami kepadatan. Akibatnya, terdapat 4 orang yang mengalami luka-luka dan 3 korban meninggal.
Kejadian penembakan massal berlangsung selama kurang lebih 90 menit. Kemudian kepolisian setempat berhasil menangkap dan mengamankan pelaku. Namun, belum ada keterangan pasti mengenai asal senjata yang digunakannya.
Baca Juga: Viral Penembakan Di Mal Siam Paragon, Ini Deretan Kasus Kekerasan Di Thailand
Kronologi Kejadian
Menurut beberapa sumber, Rabu (4/10/2023), awal mula pelaku terlihat memasuki Mal Siam Paragon sekitar pukul 15.35 waktu Bangkok. Ia berjalan menuju lantai M dan masuk ke dalam kamar kecil.
Pukul 16.10 terdengar bunyi tembakan dari arah kamar kecil tersebut. Tak lama si pelaku berjalan keluar sembari menembakan pistol secara masal.
Pelaku melakukan aksinya di sekitar area lantai dua hingga tiga. Kemudian, pihak kepolisian berhasil menangkapnya di toko furnitur lantai tiga.
Ciri-ciri pelaku penembakan berambut panjang, berkacamata, kaos berkerah, membawa tas bahu dan pistol Glock 9mm.
Diketahui pelaku sempat melarikan diri, namun tidak lama ia langsung menyerahkan diri.
Sejumlah saksi di lokasi kejadian menyebutkan bahwa tembakan dilakukan lebih dari 10 kali.
Aksi penembakan ini membuat kondisi mal menjadi tidak kondusif. Oleh karena itu, mal dan segala askes menuju lokasi ditutup sementara.
Pernyataan Polisi Setempat
Pasca kejadian, pihak kepolisian Thailand memeriksa identitas pelaku yang ternyata remaja berusia 14 tahun. Diketahui pula jika pelaku bersekolah di sekitar lokasi kejadian.
Pelaku diperiksa lebih lanjut di Kantor Polisi Pathumwan Thailand. Kondisi pelaku dalam keadaan bingung dan mengaku mendengar banyak bisikan untuk menembak orang-orang.
Polisi menduga pelaku mengalami masalah kesehatan karena pernah dirawat di Rumah Sakit Rajavithi. Namun, baru-baru ini pelaku tidak meminum obat yang telah diberi dokter.[] (Tasya Nurhaliza Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi





