Kenalan Dengan Kereta Api Penolong Milik PT KAI Yang Jarang Diketahui

AKURAT.CO, PT Kereta Api Indonesia (KAI) ternyata memiliki satu kereta yang tidak diharapkan untuk beroperasi. Kereta tersebut adalah kereta penolong yang hanya digunakan dalam situasi-situasi genting seperti bencana alam, kecelakaan, atau menolong korban.
Jika kereta penolong ini beroperasi maka artinya ada musibah yang terjadi. Namun belum banyak yang mengetahui soal kereta ini. Simak ulasan berikut soal fungsi dan isi dari kereta api penolong milik KAI.
Kereta Api Penolong PT KAI
Kereta api penolong adalah satu unit atau satu rangkaian kereta api khusus yang digunakan untuk keperluan evakuasi kereta api yang mengalami musibah seperti mogok, anjlok, tabrakan, atau gerbong dan lokomotif mengalami gangguan dalam perjalanan.
Kereta api penolong dapat berupa derek, kereta rel diesel, maupun kereta konvensional yang dibuat baru dengan bentuk seperti kereta penumpang ataupun modifikasi dari gerbong barang.
Kereta api penolong terdiri dari dua bagian, pada setiap bagian mempunyai fungsi ketika terjadi kecelakaan kereta dan untuk menolong korban.
Dilansir dari akun instagram PT KAI, @kai121_, Kamis (2/3/2023) pada Kereta Penolong Satu berisi alat dan digunakan untuk mengevakuasi sarana kereta (kereta, gerbong, dan lokomotif) jika terjadi bencana alam seperti longsor dan peristiwa luar biasa hebat (PLH) seperti anjlok, terguling, atau kecelakaan KA lainnya.
Fasilitas evakuasi tersebut antara lain tabung pemadam (APAR), tangga barang atau luncuran, tangga orang, alat pengelasan untuk memotong besi, fasilitas alat angkut dan alat berat untuk kasus kereta api yang anjlok.
Sedangkan fasilitas di ruang Kereta Penolong 2 berfungsi untuk mengevakuasi korban diantaranya ruang obat, ruang kru medis, ruang tindakan yang berfungsi sebagai tempat melakukan tindakan medis seperti operasi ringan dan sebagainya, ruang resusitasi yang berfungsi sebagai tempat untuk memberikan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti nafas, ruang pasien, gudang alat kesehatan, dan toilet.
Dalam operasionalnya tidak dapat dipisahkan namun pada saat proses evakuasi antara Kereta Penolong 1 dan 2 bisa dipisahkan.
Kereta ini diproduksi oleh Balai Yasa Yogyakarta yang menggunakan metode alih fungsi dari KRD (kereta rel diesel). Oleh sebab itu, kereta ini tidak perlu ditarik oleh lokomotif namun bisa lebih cepat tiba di lokasi kejadian darurat.
Kehadiran kereta api penolong ini juga menjadi inovasi KAI di sisi keselamatan penumpang dan kru kereta saat dalam kondisi darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat



