Prabowo Diskusi 4 Jam dengan 5 Konglomerat: Ada Anthony Salim, Aguan Hingga Boy Thohir Bahas Kondisi Ekonomi

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menerima audiensi lima konglomerat pengusaha nasional di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026) malam.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat gotong royong sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.
Audiensi yang digelar selama kurang lebih empat jam, mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB, diwarnai diskusi terbuka mengenai kondisi ekonomi nasional serta peluang pengembangan sektor-sektor strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: Jadi Deputi Gubernur BI, Ini Pesan Prabowo ke Thomas Djiwandono: Bekerja untuk Kepentingan Rakyat
Audiensi ini diselenggarakan atas permintaan para pengusaha untuk berdiskusi langsung dengan Prabowo. Lima pengusaha nasional yang hadir yakni Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Energy), dan Sugianto Kusuma atau Aguan (Agung Sedayu Group).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menyerap berbagai masukan dari para pelaku usaha terkait tantangan dan peluang ekonomi. Sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha, melalui semangat Indonesia Incorporated untuk memperkuat daya saing nasional dan mempercepat pembangunan.
"Pembangunan industri harus berdampak langsung bagi rakyat, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian bangsa," ujar Prabowo.
Baca Juga: PKS Pilih Fokus Kawal Program Pemerintahan Prabowo Dibanding Bahas Pilpres 2029
Dia juga mengajak para pengusaha untuk terus berkolaborasi dalam membuka dan memperluas lapangan pekerjaan, memperkuat sektor riil, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Merespons hal tersebut, para pengusaha menyatakan komitmen bersama untuk mendukung penuh arah kebijakan pemerintahan Prabowo, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas gizi dan pendidikan anak-anak, hingga pembangunan industri yang berpihak pada kepentingan bangsa.
Pertemuan malam itu tidak hanya menjadi forum diskusi strategis, tetapi juga ajang silaturahmi untuk menyamakan langkah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








