Cak Imin: Presiden Prabowo Punya Komitmen Serius Berdayakan Pelaku UMKM

AKURAT.CO Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong kemajuan dan perkembangan sektor UMKM.
Bahkan, komitmen tersebut juga ditegaskan oleh Presiden Prabowo saat berbicara dalam sesi pertama APEC Economic Leaders' Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre, Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025).
"Jadi bersyukur Pak Prabowo sejak memimpin pemerintahan ini dengan membangun Kemenko Pemberdayaan ini, dan meletakkan rumah UMKM di paradigma pemberdayaan ini menunjukkan bahwa beliau sangat serius," kata Muhaimin alias Cak Imin, di Jakarta, dikutip Sabtu (1/11/2025).
Baca Juga: Menteri Maman Dorong UMKM Masuk Industri Waralaba, Targetkan 3,6% Wirausaha
Di bawah komando Presiden Prabowo, Cak Imin mengatakan bahwa Kementerian Keuangan juga sudah membuat pernyataan resmi akan memberikan perhatian secara khusus kepada sektor UMKM.
Dia pun mendorong semua pihak untuk sama-sama terlibat dalam memajukan sektor UMKM Tanah Air, agar memiliki daya saing global dan menjadi tulang punggung pertumbuhan perekonomian bangsa.
"Karena itu bukan hanya kehendak presiden, tapi harusnya ini kehendak seluruh kekuatan bangsa untuk benar-benar menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi dengan menyiapkan kapasitas, kemampuan, regulasi," tuturnya.
Dia juga mengajak pemerintah daerah dan DPR RI, untuk sama-sama memberi dukungan kepada sektor UMKM, melalui regulasi-regulasi yang memajukan.
"Saya mengajak pemerintah daerah mari terus kita benahi regulasi, saya mengajak DPR juga mari kita bikin regulasi yang benar-benar memberikan ruang, bukti bahwa kita, negara, pemerintah memberikan perhatian dan arah dari pembangunan UMKM kita," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus bersifat inklusif dan menyejahterakan semua pihak. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan swasta harus berorientasi pada ekonomi yang berpusat pada rakyat.
Baca Juga: Jawab Cak Imin soal Ritel Modern, Milenial: UMKM Masih Jadi Penyelamat Hidup Sih!
Prabowo mengatakan, pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) serta kerja sama multilateral dalam menghadapi kejahatan lintas batas merupakan kunci menuju kawasan Asia Pasifik yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri sesi pertama APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre, Gyeongju, Korea Selatan, Jumat (31/10/2025).
"APEC harus memastikan manfaat perdagangan dan investasi menjangkau semua orang sehingga tidak ada satu pun perekonomian yang tertinggal. Kolaborasi pemerintah-swasta kita perlu berorientasi pada kerja sama dan ekonomi yang berpusat pada rakyat," ujar Prabowo.
Dia juga memaparkan langkah nyata yang telah dilakukan Indonesia, melalui program nasional pemberdayaan UMKM dan koperasi, serta peningkatan akses digital dan keuangan yang membantu UMKM terintegrasi ke dalam rantai nilai global.
"Di Indonesia, kami menerapkan prinsip ini melalui program nasional yang memberdayakan usaha kecil dan koperasi untuk mengoptimalkan potensi mereka, meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat





