Akurat Logo

Prabowo: TNI Anak Kandung Rakyat, Siap Mati Membela Bangsa

Atikah Umiyani | 10 Agustus 2025, 22:22 WIB
Prabowo: TNI Anak Kandung Rakyat, Siap Mati Membela Bangsa

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali jati diri Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat.

Ia menyebut TNI lahir dari rakyat, mengabdi untuk rakyat, dan siap berkorban nyawa demi bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

“Kita adalah tentara rakyat, anak kandung rakyat. Kita mengabdi untuk rakyat, membela rakyat, dan siap mati untuk rakyat Indonesia. Itulah TNI,” tegas Prabowo.

Kepada para perwira yang baru dilantik, Prabowo berpesan agar memimpin pasukan seperti memimpin keluarga sendiri.

“Anak buahmu bagaikan anak kandungmu. Pimpin dengan baik, jaga mereka, latih dengan keras, tapi tanpa kekejaman,” ujarnya.

Baca Juga: Perfection Auto Gallery Hadir di PIK 2, Bawa Pengalaman Showroom Mobil Premium Kelas Dunia

Prabowo menegaskan TNI harus selalu berada di garda terdepan menjaga kedaulatan negara dengan semangat pertahanan rakyat semesta yang bersifat defensif.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menganugerahkan Tanda Pangkat Jenderal Kehormatan kepada 10 tokoh, Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada 2 penerima, serta pangkat kehormatan kepada 1 penerima yang dinilai memiliki dedikasi dan integritas tinggi.

Ia juga menyematkan tanda jabatan Wakil Panglima TNI kepada Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Selain pelantikan, Prabowo meresmikan dan mengukuhkan pembentukan sejumlah satuan baru TNI, meliputi:

  • 6 Komando Daerah Militer (Kodam)

  • 14 Komando Daerah Angkatan Laut (Kodal)

  • 3 Komando Daerah Angkatan Udara (Kodau)

  • 1 Komando Operasi Udara

  • 6 Grup Komando Pasukan Khusus

  • 20 Brigade Teritorial Pembangunan

  • 1 Brigade Infanteri Marinir

  • 1 Resimen Korps Pasgat

  • 100 Batalyon Teritorial Pembangunan

  • 5 Batalyon Infanteri Marinir

  • 5 Batalyon Komando Pasukan Gerak Cepat.

Gelar pasukan ini melibatkan 27.384 personel, 152 unit kendaraan taktis dengan 388 personel awak, serta 124 alutsista, yang terdiri dari 34 unit TNI AD, 24 unit TNI AL, dan 66 unit TNI AU.

Baca Juga: Aktivis 98 Gelar Retret dan Konsolidasi Nasional, Soroti Sejumlah Kebijakan Pemerintah

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.