DPR Minta Evaluasi Berkala Sekolah Rakyat Sesuai Amanah Presiden Prabowo

AKURAT.CO Komisi VIII DPR RI meminta pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat untuk memastikan program berjalan sesuai dengan visi dan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Anggota Komisi VIII DPR, Mahdalena, menyatakan apresiasinya terhadap program Sekolah Rakyat yang dinilai berhasil menarik minat besar dari masyarakat, terutama dari kalangan tidak mampu.
“Antusiasme siswa dan orang tua sangat tinggi. Ini harus dijaga dengan memastikan seluruh ketentuan berjalan sesuai dengan yang ditetapkan. Saya minta dilakukan evaluasi berkala agar program ini benar-benar sesuai dengan amanah Presiden Prabowo,” ujar Mahdalena di Jakarta, dikutip Selasa (15/7/2025).
Menurut Mahdalena, evaluasi tidak hanya diperlukan untuk menilai efektivitas pembelajaran, tetapi juga penting untuk menangani potensi masalah secara cepat, khususnya karena Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school atau berasrama.
“Banyak aspek yang harus diawasi, seperti kebersihan asrama, kualitas asupan gizi, dan ketersediaan fasilitas belajar. Semua itu harus sesuai standar agar proses pendidikan berjalan optimal,” jelas legislator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.
Baca Juga: Bukan HUT Prabowo, Ini Alasan Sebenarnya Hari Kebudayaan Ditetapkan 17 Oktober
Ia menambahkan, proses evaluasi juga penting untuk mengidentifikasi hambatan yang mungkin muncul, baik dari sisi sarana prasarana, kurikulum, metode pengajaran, hingga kesejahteraan peserta didik dan tenaga pengajar.
Mahdalena juga menekankan pentingnya standarisasi materi pembelajaran agar siswa Sekolah Rakyat tidak tertinggal dari peserta didik di sekolah reguler. Kurikulum yang digunakan, menurutnya, harus mengacu pada kurikulum nasional.
“Pelajaran yang diberikan harus setara dengan sekolah pada umumnya. Harapannya, Sekolah Rakyat bisa menjadi instrumen nyata untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung keberlanjutan dan pemerataan pendidikan melalui program ini.
“Target besar Presiden Prabowo menjadikan Sekolah Rakyat sebagai milestone pendidikan bagi masyarakat kurang mampu harus kita kawal bersama. Ini bukan hanya soal akses, tapi juga kualitas dan keadilan dalam pendidikan,” pungkas Mahdalena.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









