Akurat Logo

Empat Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Selamat di Pantai Cekik Bali

Fajar Rizky Ramadhan | 3 Juli 2025, 06:42 WIB
Empat Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan Selamat di Pantai Cekik Bali

 

AKURAT.CO Empat korban dari insiden tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis pagi, 3 Juli 2025.

Mereka terdiri dari tiga penumpang dan satu orang kru kapal, ditemukan di wilayah Pantai Cekik, Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, membenarkan penemuan tersebut.

"Betul, ada empat orang ditemukan dalam kondisi selamat di Pantai Cekik, Gilimanuk, Bali Barat, Jembrana, Bali," ujarnya dalam keterangannya kepada media, Kamis (3/7/2025).

Keempat korban selamat yakni Sandi Wariawan, Kepala Kamar Mesin (KKM) KMP Tunu Pratama Jaya, serta tiga penumpang bernama Manson, Saroji, dan Romi Alfa Hidayat yang semuanya merupakan warga Blimbingsari, Banyuwangi.

Menurut keterangan Kapolresta, penyelamatan berhasil dilakukan berkat keberanian dan kewaspadaan salah satu kru kapal.

“Jadi salah satu crew kapal ini membuka dan berhasil menyelamatkan tiga orang penumpang ini dengan mengenakan rompi pelampung,” jelasnya.

Saat ini, keempat korban tengah berada di Kantor ASDP Gilimanuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh petugas. Mereka direncanakan segera dipindahkan ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, guna memberikan keterangan tambahan terkait kronologi tenggelamnya kapal di perairan Selat Bali.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas III Tanjung Wangi, Capt. Purgana, menyebutkan bahwa operasi pencarian korban masih terus dilakukan.

“Total ada sepuluh kapal yang beroperasi di Selat Bali untuk melakukan penyisiran dan pencarian,” ujarnya.

KMP Tunu Pratama Jaya diketahui berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Gilimanuk, Bali, pada Rabu malam (2/7/2025) pukul 22.56 WIB. Kapal mengangkut total 65 orang yang terdiri dari 53 penumpang dan 12 awak, serta membawa 22 unit kendaraan.

Sebelumnya, kapal sempat mengalami gangguan mesin dan mengirimkan sinyal permintaan bantuan sebelum akhirnya tenggelam di Selat Bali. Pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan nelayan setempat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.