Akurat Logo

Di SPIEF 2025, Prabowo Pamer Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hampir Sentuh 7 Persen

Atikah Umiyani | 21 Juni 2025, 13:14 WIB
Di SPIEF 2025, Prabowo Pamer Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hampir Sentuh 7 Persen

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memaparkan pencapaian dan prospek ekonomi Indonesia dalam pidatonya pada sesi pleno St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) di St. Petersburg, Rusia, pada Jumat (20/6/2025).

Di hadapan para pemimpin global dan pelaku ekonomi dunia, Prabowo menyampaikan optimisme bahwa ekonomi Indonesia sedang berada di jalur yang tepat dan menjanjikan.

"Para ahli saya menyampaikan bahwa di semester pertama ini, pertumbuhan ekonomi kami lebih dari 5 persen. Bahkan bisa mendekati 7 persen pada akhir tahun ini atau bahkan lebih," ujar Prabowo.

Baca Juga: Perang Iran-Israel: Prabowo Katakan Ini Pada Pemimpin Dunia

Dia menegaskan, capaian ini mencerminkan keberhasilan arah kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah. Dengan landasan tersebut, Prabowo yakin target-target besar dalam waktu dekat akan bisa dicapai.

"Ini menunjukkan bahwa kami telah memilih jalan yang benar dan kami sedang mencapai tujuan kami," ucapnya.

Prabowo menyatakan, Indonesia tidak hanya menargetkan swasembada, tetapi juga akan menjadi eksportir pangan bersih untuk komoditas utama seperti beras dan jagung dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami akan menjadi eksportir bersih beras dan jagung dalam beberapa tahun," imbuh Presiden Prabowo.

Dalam pidatonya, Prabowo juga turut memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Menurutnya, badan ini dibentuk sebagai warisan kesejahteraan jangka panjang bagi generasi mendatang.

Baca Juga: Prabowo Bawa Pesan Damai ke Forum Dunia: Selalu Berunding, Jangan Berperang

"Kami membentuk dana kekayaan negara yang kami sebut Danantara, artinya energi masa depan Indonesia. Dana ini untuk melindungi kekayaan anak dan cucu kita. Saat ini telah memiliki aset senilai USD1.000 miliar di bawah manajemen Danantara," imbuhnya.

Prabowo kemudian menyampaikan bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis dengan siapa pun. Dia juga mengungkapkan, hubungan baik dengan korporasi Rusia telah terjalin sejak lama.

"Kami terbuka untuk bisnis. Kami mengundang semua kelompok dari mana pun," ungkap Prabowo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.