Ketum GP Ansor Addin Jauharudin: Ormas Harus Jadi Solusi, Bukan Sumber Kegaduhan

AKURAT.CO Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, menyerukan agar seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Indonesia kembali pada khitah sejatinya: menjadi kekuatan yang membantu masyarakat dan negara, bukan malah menambah kegaduhan di tengah tantangan sosial yang ada.
Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, merespons berbagai isu seputar sejumlah ormas yang belakangan dikaitkan dengan tindakan-tindakan yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Kita hanya bisa menghimbau, menghimbau kepada semua teman-teman di ormas manapun itu, mari kita bantu masyarakat. Kita membantu negara, membantu pemerintah, membantu semua pihak yang membutuhkan uluran tangan kita," kata Addin usai peresmian Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) di Jakarta, Rabu (30/4/2025).
Menurutnya, ormas seharusnya fokus pada upaya-upaya kemanusiaan, penguatan ekonomi rakyat, pelestarian lingkungan, serta berbagai bidang sosial lainnya.
Ia menekankan, ormas harus hadir sebagai solusi nyata atas permasalahan masyarakat, bukan sebaliknya.
Baca Juga: Peluncuran BUMA: Langkah Strategis GP Ansor Menuju Kemandirian Ekonomi Nasional
"Apa yang bisa kita lakukan, kita lakukan. Jangan pernah berdiam diri ketika melihat masalah-masalah di masyarakat. Butuh pertolongan, ya kita turun tangan. Butuh pendidikan, ya kita bantu. Itu sejatinya peran ormas," lanjutnya.
Addin juga mengingatkan, membantu masyarakat sejatinya adalah bentuk konkret membantu negara.
Karena itu, ia mengajak semua elemen organisasi untuk meninggalkan kepentingan-kepentingan sempit yang dapat mencederai semangat persatuan.
"Kalau ada yang kemudian, tanda petik kemarin soal kegaduhan, saya mengajak kepada semua ormas, mari kita bantu masyarakat. Karena dengan membantu masyarakat, sama dengan membantu negara ini," tegas Addin.
Sebagai pimpinan salah satu organisasi kepemudaan Islam terbesar di Indonesia, Addin menegaskan komitmen GP Ansor untuk terus menjadi bagian dari solusi.
Melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan ekonomi yang selama ini dijalankan, GP Ansor ingin menunjukkan bahwa ormas memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung agenda pembangunan nasional.
Baca Juga: SWI dan IPR Luncurkan Recycling Rate Index: Mendorong Transformasi Daur Ulang Plastik Nasional
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








