AKURAT.CO Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat terus mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir.
Bahkan Rupiah sempat menyentuh angka Rp16.891 per USD, level terendah sejak krisis pandemi tahun 2020.
Situasi ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran publik terhadap daya beli dan stabilitas keuangan, tetapi ternyata juga mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap instrumen investasi alternatif yang dinilai lebih tangguh dalam menghadapi pelemahan nilai tukar.
Baca Juga: Qatar Suntik Dana USD2 Miliar untuk Danantara, Prabowo: Tonggak Baru Investasi Strategis
Melihat situasi tersebut, Upbit Indonesia, salah satu platform pertukaran aset kripto terdepan di Tanah Air, membagikan strategi investasi kripto yang dapat dipertimbangkan masyarakat sebagai salah satu cara untuk menjaga nilai aset di tengah depresiasi mata uang fiat.
"Ketika nilai Rupiah terus tergerus, masyarakat mulai mencari alternatif investasi yang tidak terpengaruh langsung oleh kebijakan moneter lokal. Dalam kondisi seperti ini, aset digital, termasuk stablecoin dan aset kripto utama, mulai dipertimbangkan sebagai opsi untuk menjaga nilai aset atau sebagai diversifikasi portofolio," jelas Resna Raniadi, selaku Chief Operating Officer (COO) Upbit Indonesia, dalam keterangannya, Rabu (16/4/2025).
Stablecoin umumnya memiliki nilai yang dipatok terhadap mata uang fiat seperti Dolar AS dan didukung oleh cadangan dengan nilai yang sama sehingga cenderung lebih stabil dibandingkan aset kripto lainnya.
Baca Juga: Pengamat: Investasi Hotel Bintang 5 di PIK 2 Jadi Langkah Strategis Diversifikasi Pendapatan
Ini menjadikannya alternatif bagi investor yang ingin menjaga daya beli tanpa terlalu terdampak volatilitas pasar.
Di sisi lain, aset digital berkapitalisasi besar seperti Bitcoin dan Ethereum sering dipertimbangkan oleh investor jangka panjang karena karakteristiknya yang terdesentralisasi.
Serta potensi pertumbuhannya di masa depan, terutama dalam konteks ekonomi global yang dinamis.
Namun demikian, Upbit Indonesia menekankan pentingnya edukasi dan kehati-hatian dalam berinvestasi di aset kripto.
Baca Juga: PIK 2 Makin Dilirik: Surga Baru Investasi Properti Mewah di Jakarta
"Kami mengajak para investor, baik pemula maupun yang berpengalaman, untuk terus memperdalam pengetahuan mereka, mengikuti perkembangan pasar secara aktif dan selalu menerapkan prinsip investasi yang bijak. Pengelolaan risiko dan pemahaman terhadap aset yang dibeli adalah kunci," Resna menambahkan.
Upbit Indonesia terus berkomitmen untuk menyediakan platform yang aman, transparan dan mudah diakses oleh masyarakat.
Sekaligus memperkuat literasi keuangan digital melalui berbagai inisiatif yang bersifat edukatif.
Baca Juga: Terima Investasi dari Qatar, Danantara Sukses Dapat Kepercayaan Global
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









