Lestari Moerdijat: Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Inklusif Harus Segera Diwujudkan

AKURAT.CO Tata kelola pemerintahan yang inklusif serta memiliki perspektif disabilitas harus segera diwujudkan sebagai bagian dari amanat konstitusi yang mewajibkan perlindungan bagi setiap warga negara.
"Kesiapan sumber daya manusia (SDM) dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang berperspektif disabilitas merupakan pekerjaan rumah bersama yang harus segera dituntaskan," ujar Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/2/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Lestari saat beraudiensi dengan komunitas penyandang disabilitas di Bali, Jumat (31/1/2025).
Audiensi ini melibatkan berbagai organisasi, seperti Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi Bali, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Provinsi Bali, dan Persatuan Tunanetra Indonesia Provinsi Bali, di Denpasar.
Menurut Lestari, masih banyak kendala yang dihadapi penyandang disabilitas dalam mengakses layanan publik, perbankan, transportasi, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Baca Juga: Mensesneg: Retreat Kepala Daerah Pakai Dana Negara
Hal ini, kata dia, harus segera diatasi agar mereka dapat memperoleh hak yang sama sebagai warga negara.
"Berbagai kendala ini harus menjadi perhatian serius bagi pemangku kepentingan di daerah," tegas Lestari.
Ia juga menyoroti bahwa banyak daerah belum memiliki peraturan yang mampu mengakomodasi kebutuhan penyandang disabilitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Rerie, sapaan akrab Lestari, menegaskan bahwa perjuangan untuk mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas harus dilakukan secara kolektif, tanpa memandang perbedaan politik, ras, maupun agama.
"Semua pihak harus bersama-sama mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak yang setara bagi penyandang disabilitas, yang merupakan bagian dari warga negara Indonesia," ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini.
Dengan adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah serta regulasi yang lebih inklusif, diharapkan penyandang disabilitas dapat hidup dengan lebih mandiri dan setara di tengah masyarakat.
Baca Juga: Kinerja Raffi Ahmad Jadi Utusan Khusus Presiden Kena Sentil Netizen
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah









