Minimalisir Kepadatan, KMP Rute Pelabuhan Merak-Bakauheni Hanya untuk Turunkan Penumpang
Dwana Muhfaqdilla | 8 April 2024, 02:19 WIB

AKURAT.CO Kapal Motor Penyeberangan (KMP) rute Pelabuhan Merak-Bakauheni hanya akan digunakan untuk menurunkan penumpang, kebijakan ini bertujuan untuk meminimalisir kepadatan di Pelabuhan Merak.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menekankan, tidak akan ada lagi skema 7-3 atau 4-3 setelah kebijakan ini.
"Di samping akan kita lihat perkembangan, nanti kapal dari Merak ke Bakauheni itu hanya nge-drop penumpang, semuanya, dan langsung kembali ke Merak untuk angkut penumpang. Tidak ada lagi skema 7-3 atau 4-3, tidak ada,” kata Muhadjir saat meninjau arus mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak, Minggu (7/4/2024).
Budi menambahkan, teruntuk bongkar-muat akan dilakukan dari pelabuhan Ciwandan-Bakauheni atau Ciwandan-Panjang. Adapun dirinya masih akan melihat perkembangan dari kebijakan ini.
“Kemudian, untuk yang membongkar dan muat itu hanya dari Ciwandan ke Bakauheni, atau ke Panjang. Sementara dari Merak khusus untuk drop saja. Kosong balik untuk isi kembali. Tentu saja ini akan kita lihat perkembangan karena mengingat antisipasi situasi sekarang perkembangan," tambahnya.
Selain itu, Budi mengungkapkan bahwa kenaikan jumlah penumpang di Pelabuhan Merak tahun ini mencapai 65 persen. Sehingga membuat pola pelayanan dan skema rekayasa lalu lintas menuju Pelabuhan Merak berubah, seperti adanya penerapan delaying sistem di tol.
“Jadi, jangan dibanding dengan tahun lalu karena tahun lalu jumlahnya tidak sebanyak sekarang, karena itu kalau tadi kita menyelesaikan ada antrean di jalan tol ada delay, kita tahan, itu semata mata jangan sampai nanti terjadi justru mengganggu, menyumbat," imbuhnya.
Diketahui, dalam peninjauan ini, Menko PMK Muhadjir Effendy ditemani langsung oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Selain itu, turut hadir pula Kapolda Banten, Irjen Pol Abdul Karim, Pj Gubernur Provinsi Banten Al Muktabar, Dirut PT ASDP Ira Puspadewi, dan Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







