Gibran Tempel Stiker Ganjar, Langgar Netralitas ASN?

AKURAT.CO Aksi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mendatangi rumah warga dan menempelkan stiker bergambar capres Ganjar Pranowo, pada Sabtu (19/8/2023), dianggap melanggar netralitas ASN. Sebagai kepala daerah, Gibran, sekalipun kader partai, dianggap harus netral.
Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Kaka Suminta mempertanyakan, mengapa Bawaslu mendiamkan peristiwa tersebut. Sepatutnya Bawaslu menyemprit putra sulung Presiden Jokowi.
"Itu kalau bentuk penempelan stiker, spesifik kegiatannya. Ini saya pikir ada dugaan pelanggaran di dalamnya karena sebagai aparatur negara sudah tidak netral," kata Kaka, di Jakarta, Selasa (22/8/2023).
Menurutnya, sebagai kepala daerah, Gibran telah secara nyata menunjukkan keberpihakan kepada salah satu kandidat bacapres. Aksi Gibran memasangkan stiker bisa dilihat dari rekaman video yang tersebar di media sosial (medsos).
"Dari posisi dia sebagai wali kota ini bisa muncul dugaan pelanggaran. Ada dugaan tidak netralnya aparatur negara dalam pemilu, walaupauan belum ada bacapres tapi ini sudah ada keberpihakan," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan KIPP Solo guna mendapatkan alat bukti untuk melaporkan kepada Bawaslu RI. Hal itu dilakukan sebagai bentuk independensi dalam mewujudkan penegakan pemilu.
"Itu yang akan kita kaji. sedang kita komunikasikan dengan KIPP daerah untuk mendapatkan alat bukti yang bisa kita kaji," tuturnya.
Secara terpisah, Gibran mengakui aksinya memasang stiker Ganjar ke rumah-rumah warga. Dia menegaskan, penempelan stiker dilakukan atas persetujuan warga.
Gibran juga menolak disebut menempel stiker atas inisiatif pribadi, melainkan melaksanakan arahan partai. “Semu kota melakukan ya, pada hari itu juga. Jadi bukan cuma saya,” kata Gibran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK


