Hasil Panen Meningkat, Pupuk Formula 100+ Wujudkan Kesejahteraan Petani

AKURAT.CO Lahan pertanian di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami penurunan signifikan dan berpotensi mempengaruhi kedaulatan pangan. Sedangkan kebutuhan pangan di Indonesia terus meningkat. Banyak petani mengeluhkan hasil panen yang tidak memuaskan, mahalnya pupuk menjadi salah satu persoalan.
Di sisi lain, turunnya produktifitas lahan, harga pangan yang belum stabil, kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi fokus yang harus segera diatasi.
"PT Formula Top Indonesia siap mengambil peran dalam pemenuhan kebutuhan pupuk berkualitas untuk meningkatkan hasil panen para petani agar terciptanya kesejahteraan hidup yang lebih baik untuk petani Indonesia," ungkap Aguan selaku Direktur PT Formula Top Indonesia.
Hadir dalam dua produk unggulan, Formula 100 + Serum POC & Booster berfungsi sebagai penguat tanaman dan mengandung hormon pertumbuhan yang sangat lengkap untuk akar, batang, daun, bunga dan buah. Kemudian Formula 100+ Pupuk Hayati mengandung bakteri unggulan yang dikhususkan untuk pembedahan tanah dan penyedia nutrisi bagi tanaman yang diproduksi dengan penerapan teknologi AGPI atau Agriculture Growth Promoting Inoculant.
Kedua produk Formula 100+ dapat diaplikasikan ke semua jenis tanaman, baik untuk padi, palawija, sayur, buah, bunga maupun tanaman keras seperti kelapa sawit dan juga karet.
Ngalimun, seorang petani, mengatakan setelah mengaplikasikan Formula 100+ Serum POC & Booster sebanyak dua kali ke lahan padi varietas Ciherang hasilnya pada usia 57 hari sudah mulai keluar malainya.
Tanaman padi lebih sehat, daunnya lebih hijau, lebih tinggi dan lebih tebal. Formula 100+ hanya diaplikasikan sebanyak empat kali dari awal penanaman hingga panen. Penggunaan Formula 100+ Serum POC & Booster ini membuat waktu panen padi saya bisa lebih cepat dua minggu dari waktu panen normal 120 hari.
"Hasil panen saya juga meningkat. Sebelum aplikasi Formula 100+ dalam seperempat hektare hanya panen 1,5 ton tetapi setelah menggunakan Formula 100+ Serum POC & Booster hasil panennya menjadi 2,4 ton. Artinya ada peningkatan hasil panen sebanyak sembilan kuintal. Jika dihitung, penambahan keuntungan sekitar Rp4.000.000, padahal penggunaan Formula 100+ Serum POC & Booster cukup satu botol saja untuk seperempat hektare," papar Ngalimun saat berbincang dengan tim marketing PT Formula Top Indonesia di Desa Candi Retno, Pagelaran, Lampung.
Sementara itu, Kusuma, petani asal Cirebon menyampaikan, aplikasi penggunaan Formula 100+ Pupuk Hayati kurun waktu 1-2 minggu sebelum dan sesudah tanam padi disemprotkan dengan dosis per tangki 100 mililiter atau 10 tangki air per liter dan per satu hektare 2-3 liter Formula 100+ Pupuk Hayati.
"Kami sangat puas dengan Formula 100+ Pupuk Hayati. Hasil panen padi kami meningkat signifikan 30 sampai 40 persen dari biasanya bahkan waktu panen lebih cepat. Efisiensi biaya produksi kami bisa kami tekan dengan kehadiran pupuk Formula 100+ Pupuk Hayati," tuturnya.
Bahkan dari segi kualitas lebih baik, sehingga harga jual petani ke penampung ataupun ke pembeli lebih tinggi.
Melalui keterangan pers, Senin (24/7/2023), Aguan menambahkan bahwa waktu panen yang lebih cepat, hasil panen yang meningkat, kualitas hasil panen yang lebih bagus, tanah yang lebih gembur merupakan kelebihan dari produk Formula 100+ yang sudah dirasakan dan diakui oleh petani di seluruh Indonesia.
"Produk Formula 100+ telah menjadi solusi bagi pertanian Indonesia," imbuhnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat




