Peringati 18 Tahun Tsunami Aceh, Ini 5 Fakta Penting Bencana Dahsyat di Serambi Mekkah

AKURAT.CO Hari ini, 18 tahun yang lalu, tepatnya 26 Desember 2004, bencana alam dahsyat mengguncang Samudera Hindia. Akibatnya, beberapa kawasan yang berada di dekat Samudera Hindia, porak-poranda dilanda gempa yang disusul tsunami.
Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah ialah pesisir Aceh. Setidaknya, ratusan ribu orang meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami.
Untuk mengenang peristiwa tersebut, berikut beberapa fakta penting gempa bumi dan tsunami yang menerjang kota yang dijuluki Serambi Mekkah ini pada 26 Desember 2004 lalu.
1. Diawali gempa bumi berkekuatan besar
Bencana yang menerjang Aceh pada 26 Desember 2004 diawali dengan terjadinya gempa bumi dahsyat di Samudera Hndia. Gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 07.58 WIB itu berkekuatan 9,3 magnitudo, dan tercatat sebagai gempa bumi terbesar ke-5 yang pernah ada dalam sejarah modern manusia.
2. Gelombang tsunami menerjang 15 negara
Tidak berselang lama setelah terjadi gempa, air di kawasan pesisir Samudera Hindia mendadak surut. Kemudian, dengan cepat air naik ke daratan dan menerjang semua bangunan yang ada di kawasan pesisir.
Ketinggian tsunami yang menerjang Aceh sendiri diperkirakan mencapai 30 meter, dengan kecepatan terjangan mencapai 100 meter perdetik, atau sekitar 360 meter perjam.
Tidak hanya Aceh, tsunami juga menerjang beberapa pesisir di 14 negara yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Total, ada 15 negara yang terdampak tsunami, yakni Indonesia, Sri Lanka, India, Thailand, Somalia, Myanmar, Maladewa, Malaysia, Tanzania, Seychelles, Bangladesh, Afrika Selatan, Kenya, Madagaskar, hingga Yaman.
3. Aceh menjadi wilayah terparah terdampak tsunami 26 Desember 2004
Dari 15 negara yang terdampak, Indonesia menjadi yang paling parah. Setidaknya, dari data yang dikeluarkan PBB pada 4 Januari 2005, lebih dari 230.000 orang meninggal dunia di Aceh akibat bencana itu. Tidak hanya itu, 500.000 orang lainnya kehilangan tempat tinggal akibat bencana dahsyat yang menerjang Aceh itu.
4. Seluruh planet bumi bergetar akibat gempa bumi 26 Desember 2004
Menurut profesor Geosains dari Penn State University, Charles Ammon, saat terjadi gempa bumi di Samudera Hindia pada 26 Desember 2004, planet bumi mengalami getaran yang cukup besar. Bahkan, seluruh planet bumi alami getaran mulai dari setengah inci, sampai satu sentimeter.
5. Kekuatan gempa setara dengan bom 100 gigaton
Sementara itu, menurut profesor ilmu geologi University of Colorado, Roger Bilham, gempa bumi yang terjadi di Samudera Hindia pada 26 Desember tercatat sebagai gempa yang memicu patahan terpanjang, serta durasi terlama yang pernah diamati.
Profesor Roger Bilham juga mengatakan, gempa tersebut memiliki kekuatan super dahsyat, dengan kekuatan melepas enegri setara dengan bom 100 gigaton.
Itu dia beberapa fakta tsunami di Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004. Semoga semua korban jiwa mendapatkan tempat terbaik di sisiNya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




