Akurat Logo

1.500 Tempat Tidur Terapung Gratis Disiapkan bagi Penonton MotoGP Mandalika

Okto Rizki Alpino | 15 Maret 2022, 17:00 WIB
1.500 Tempat Tidur Terapung Gratis Disiapkan bagi Penonton MotoGP Mandalika

AKURAT.CO Kementerian Perhubungan mendukung penuh gelaran MotoGP Mandalika NTB pada 18-20 Maret 2021. Dukungan penuh itu dibuktikan dengan pengerahan KM Kelud dan telah tiba pelabuhan Gili Mas, Lembar, NTB hari ini, Selasa (15/3/2022).

Kapal laut berkapasitas 1.500 tempat tidur itu diberikan secara cuma-cuma kepada para penonton MotoGP Mandalika yang tak kebagian tempat menginap lantaran hotel di sekitar Sirkuit Mandalika sudah terisi penuh. 

Plt Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Mugen Sartoto mengatakan, pihaknya telah memerintahkan PT Pelni untuk menyediakan akomodasi gratis bagi para penonton MotoGP yang tak kebagian hotel. 

"Kami sudah meminta PT Pelni untuk menyediakan akomodasi terapung gratis untuk menampung para penonton yang tidak mendapat tempat menginap karena akomodasi di seputar lokasi MotoGP sudah penuh," katanya dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Dia mengatakan, animo masyarakat menonton gelaran MotoGP Mandalika sangat tinggi. Karenanya, pihaknya tergerak untuk membantu agar mereka tetap dapat menikmati gelaran MotoGP dengan akomodasi yang memadai. 

KM Kelud yang akan digunakan sebagai akomodasi terapung telah berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada hari Minggu sore dan telah tiba di Pelabuhan Gili Mas, Lembar, Lombok, pagi tadi. 

"Tersedia fasilitas 1.500 bed dan siap digunakan mulai tanggal 17-21 Maret 2022, khusus bagi penonton MotoGP Mandalika 2022. PT Pelni pun telah menyampaikan kepada masyarakat terkait cara pendaftaran dan pemesanan," katanya. 

Sementara itu, Ditjen Perhubungan Laut juga telah memastikan kesiapan lainnya dalam menyambut gelaran MotoGP Mandalika ini mulai dari keamanan, kenyamanan dan protokol kesehatan di sektor transportasi laut.

"Pelabuhan Lembar termasuk Gili Mas sudah disiapkan dengan menerapkan standar pelayanan dan aspek protokol kesehatan yang ketat untuk menyambut para wisatawan," ujar Mugen. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
B
Editor
Badri